Jelang Ramadan, Warga Ciamis Gelar Tradisi Ngikis di Karangkamulyan

106
Prosesi upacara ngikis rutin digelar masyarakat Ciamis di situs Ciung Wanara, Karangkamulyan, menjelang tibanya Ramadan, Senin (29/4). (RIZKI ALDISAPUTRA / RADAR PRIANGAN)

RadarPriangan.com, CIAMIS – Setiap menjelang bulan suci Ramadan, berbagai tradisi dilaksanakan di Kabupaten Ciamis. Salah satunya upacara adat Ngikis di Obyek Wisata Situs Budaya Ciung Wanara, Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Senin (29/4). Upacara Ngikis berlangsung ramai dan penuh kebersamaan.

Prosesi Upacara adat Ngikis, diawali dengan menyambut para tokoh yang hadir, Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra bersama rombongan para pejabat. Penyambutan dilakukan oleh Kepala Desa Karangkamulyan M Abdul Haris dengan diiringi tarian-tarian. Kemudian rombongan menuju situs Pangcalikan, peninggalan Kerajaan Galuh. 

Puncak upacara Ngikis dilakukan dengan melakukan penggantian pagar situs pangcalikan. Proses pemasangan atau mengganti pagar tersebut dilakukan oleh unsur Pemerintahan, Budayawan dan para keturunan. Dilanjutkan dengan makan bersama. Warga saling berbagi makanan yang dibawa dari rumah masing-masing. 

Setelah itu, warga kembali ke panggung utama untuk menyaksikan penampilan berbagai kesenian khas Ciamis. Terakhir ditutup dengan berebut buah-buahan dan hasil bumi yang disimpan pada gugunungan. Sebagai simbol saling berbagi. 

Berebut gugunungan ini merupakan agenda yang paling ditunggu-tunggu masyarakat. Ketika panitia memberi aba-aba, warga langsung menyerobot dan mengambil buah-buahan di gugunungan yang tingginya sekitar 3 meter itu.

“Ngikis artinya mensucikan diri dengan memagar hati menjaga dari perbuatan tercela, seminggu menjelang Bulan Ramadan. Simbolnya dengan memagar situs. Supaya saat melaksanakan ibadah puasa, diri sudah dalam keadaan benar-benar bersih,” ujar Kepala Desa Karangkamulyan M Abdul Haris.

Dikatakan Haris, ngikis tetap dilaksakanan setiap tahun untuk melestarikan adat dan budaya daerah. Ngikis sebagai media promosi kebudayaan dan pariwisata. sehingga menjadi daya tarik agar para wisatawan dari luar daerah dan mancanegara datang ke Desa Karangkamulyan.

“Ke depan akan lebih meriah lagi, banyak wisatawan yang datang dan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dan kesejahteraan masyarakat. Banyak potensi di Karangkamulyan ini menjadi salah satu desa wisata di Ciamis, situsnya ada, kuliner ada, kerajinan untuk cinderamata ada,” jelasnya

Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra mengapresiasi kepada warga Karangkamulyan terus melaksanakan dan menjaga tradisi Ngikis tersebut. Ngikis telah dilaksanakan secara turun temurun sejak jaman dulu. 

“Ini sebagai Budaya toleransi yang perlu di jaga. Kami komitmen siap menjaga budaya dan kesenian di ciamis. Dengan hadirnya pemerintah siap memajukannya sebagai salah satu potensi destinasi wisata di Ciamis,” pungkasnya. (mg2)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here