Irigasi Meluap, Puluhan Hektar Sawah Terendam

112
PETANI PASRAH: Puluhan hektar sawah di Blok Cikukuk, Warunggoler, Situ Bedah, Desa Margacinta dan di Blok Bungbang serta blok lainnya di Desa Margahayu Kecamatan Leuwigoong terendam banjir. (PEPEN APENDI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT– Puluhan hektar sawah di Blok Cikukuk, Warunggoler, Situ Bedah, Desa Margacinta dan di Blok Bungbang serta blok lainnya di Desa Margahayu Kecamatan Leuwigoong, terendam banjir akibat air irigasi meluap. Luas sawah yang terendam terus bertambah karena hujan turun lagi cukup deras. Tanaman padi yang terendam, dipastikan hancur terseret banjir dadakan.

Ayi, 56, petani pemilik sawah di Blok Cikukuk Desa Margacinta, Jumat (12/4) mengatakan, dia dan pemilik sawah lainnya hanya bisa pasrah ketika melihat kenyataan beberapa petak saawahnya terendam banjir. Apalagi padi di sawahnnya abaru ditanam sebulan setengah lalu. Banjir yang merendam sawah sulit diantisipasi karena posisi irigasi dan sawah sejajar.

“Air irigasi yang meluap membanjiri areal pesawahan. Banjir yang merendam sawah kembali lagi ke irigasi dan ke sawah lainnya. Dampaknya, beberapa blok sawah berubah menjadi situ dadakan. Kerugian yang diderita para petani ditaksir cukup besar, karena tanaman padi hancur terseret banjir,” ungkap Ayi.

Menurutnya, banjir yang merendam puluhan ha sawah di beberapa blok akan surut bila debet air irigasi menurun dan hujan tak turun deras. Selama hujan deras, banjir sulit diantisipasi. Para petani pun akan gigit jari karena khawatir tak bisa panen karena tanaman padi hancur terseret banjir. 

Curah hujan tinggi dan air irigasi meluap, merupakan faktor alam yang sulit diantisipasi. Ditambah lagi kondisi irigasi di muara, sama dilanda banjir. Artinya, banjir yang merendam sawah terjadi pula di Blok lainnya di desa berbeda.

Di Blok Bungbang Desa Margahayu Kecamatan Leuwigoong, ha sawah pun sama terendam banjir. Penyebabnya sama, yaitu air irigasi meluap akibat curah hujan tinggi  lokasi irigasinya sejajar dengan sawah.(pap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here