Indonesia Rindu Juara Piala Sudirman

144
Chef de Mission tim Indonesia Achmad Budiharto didampingi Greysia Polii dalam konferensi pers yang berlangsung di Guangxi Sports Center. (PBSI)

RadarPriangan.com, JAKARTA – Tim Bulu Tangkis Indonesia bakal memulai pertandingan pertama di babak penyisihan Grup B Piala Sudirman 2019 pada Minggu (19/5). Di babak fase grup ini, Indonesia aka berhadapan dengan dua negara Eropa yakni, Inggris dan Denmark.

Tak ingin mengulang hasil yang sama seperti ajang dua tahun lalu, dimana Tim Merah Putih gagal lolos fase grup di Piala Sudirman 2017, kali ini Hendra Setiawan dan kawan-kawan bertekad untuk bisa tampil lebih baik.

Hal itu diungkapkan Ketua Kontingen Indonesia untuk Piala Sudirman 2019, Achmad Budiharto. Menurut pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Jendral (Sekjen) PBSI itu, tekad tersebut hadir lantaran Indonesia sangat merindukan gelar Piala Sudirman tersebut bisa kembali ke Tanah Air.

Bagaimana tidak rindu? Indonesia baru pertama kali merebut gelar Piala Sudirman pada tahun 1989 atau 30 tahun lalu, kala ajang perebutan lambang supremasi beregu campuran bergengsi ini digelar di Jakarta.

“Kali ini rasanya tim Indonesia datang dengan lebih siap, mudah-mudahan bisa memuaskan harapan masyarakat Indonesia, karena pressure terbesar adalah dari negara sendiri, itu yang harus kita hadapi. Mudah-mudahan Indonesia dapat hasil yang lebih baik dari dua tahun yang lalu (Piala Sudirman 2017, red),” ungkap Budiharto seperti dikutip Fajar Indonesia Network (FIN)dari situs resmi PBSI, Sabtu (18/5).

Pada Piala Sudirman 2017, Indonesia gagal melewati fase penyisihan grup setelah kalah agregat dari Denmark dan India. Kali ini Indonesia kembali satu grup bersama Denmark. Namun, sebelum menghadapi Denmark pada Rabu (22/5) mendatang, Indonesia akan lebih dulu berhadapan dengan Inggris Minggu (19/5).

“Indonesia datang ke Nanning sebagai unggulan ketiga dan ini patut disyukuri. Kami sangat respect dengan yang ada di grup kami yaitu Denmark dan Inggris. Kami tidak ingin mengalami peristiwa dua tahun lalu, itu menjadi mimpi buruk buat tim Indonesia,” tutur Budiharto.

Jika melihat kekuatan per sektor di tahun ini, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk bisa mengalahkan Denmark dan merebut posisi juara grup. Namun, tim ‘Negeri Dongeng’tersebut tak mau kalah, mereka pun punya keyakinan untuk menjadi yang teratas di grup B tersebut.

Namun salah satu pemain Indonesia spesialis ganda putri, Greysia Polli mengaku, bahwa tim Indonesia saat ini lebih siap bertarung di ajang tersebut. Menurutnya, tim Indonesia tak ingin memeikirkan lawan yang akan dihadapinya, namun lebih kepada fokus untuk memberikan yang terbaik di setiap pertandingan yang bakal dilakoninya.

“Semua tim datang ke sini pasti mau menang, tapi jangan lupa, kami juga mau menang. Kami tanggapi semua dengan sikap yang rendah hati tapi tetap mau fight, kasih yang terbaik. Kami tidak mau memikirkan apa kata lawan, kata penonton, kata orang-orang, lebih baik pikirkan apa yang mau kami ‘katakan’ di lapangan nanti,” tutur Greysia.

“Semua tim punya kesempatan untuk memenangkan pertandingan ini, kami datang dengan humble heart, dan kami mau nikmati atmosfer pertandingan. Kami pastinya selalu ingin memenangkan Piala Sudirman, kami mau membawa semangat ini ke lapangan. Tapi kami tidak mau terlalu memikirkan tentang hal lain, kami hanya mau berpikir tentang pertandingan kami saja,” sambung atlet yang berpasangan dengan Apriyani Rahayu tersebut.

Sementara itu, salah satu wakil Indonesia dari sektor tungal putra, Jonatan Christie mengaku bahwa tahun ini dirinya memmiliki ‘feel’yang berbeda dari gelaran Piala Sudirman dua tahun lalu yang diselenggarakan di Gold Coast, Australia.

“Memang beda feel-nya. Kalau saya pribadi, dua tahun lalu rasa pecaya dirinya masih kurang, jadi masih jauh dari konsisten. Walaupun sekarang masih jauh dari konsisten, tapi setidaknya sudah lebih baik,” tutur atlet yang akrab disapa Jojo itu.

“Sekarang saya lebih fokus ke diri sendiri, bagaimana caranya menampilkan yang terbaik. Syukur kalau saya bisa menyumbang poin, namanya pertandingan tim, kita harus tetap kompak. Jadi pokoknya kami harus bisa saling memotivasi satu sama lain,” tukasnya.

Untuk dikeatahui, Piala Sudirman 2019 akan dimulai pada Minggu (19/5) besok. Siaran langsung penyisihan pertama grup B antara Indonesia vs Inggris dapat disaksikan di TVRI pada pukul 10.00 – 15.00 WIB.

Di laga kedua Indonesia akan berhadapan dengan Denmark pada Rabu (22/5) mendatang. Laga ini juga bakal disiarkan oleh TVRI pada pukul 17.00 – 22.00 WIB. (gie/der/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here