Honorer K2 Tunggu Realisasi Janji Bupati

164
Ketua Forum Aliansi Guru dan Karyawan Garut (Fagar), Cecep Kurniadi menunjukkan Surat Pernyataan Bupati Garut terkait kesanggupannya menyelesikan Tenaga Honorer K2 diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Selasa (25/6). (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Garut masih terendah di Jawa Barat. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Garut berusaha untuk menaikkan IPM tersebut di sektor pendidikan. Pemerintah Kabupaten Garut meminta para guru untuk terus bekerja keras dalam membantu menaikan IPM Garut.

Demikian disampaikan Bupati Garut Rudy Gunawan, dalam sambutan acara peringatan Hari Jadi ke-13 Forum Aliansi Guru dan Karyawan Garut (FAGAR) di Pendopo, Selasa (26/6/2019).

Rudy mengatakan, Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen para honorer K2 yang sesuai dengan ketentuan di atas 35 tahun akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kita apresiasi milad Fagar ke 13 ini, tapi juga yang lebih penting saya mengingatkan bahwa kami pemerintah daerah punya komitmen kategori dua yang murni ketentuan, katagori yang memenuhi ketentuan terus menerus dan lain sebagainya, kita angkat P3K kalau usianya di atas 35 Tahun,” ujar Bupati.

Ia menyebutkan untuk saat ini baru 250 yang telah diangkat menjadi tenaga PPPK, sesuai ketentuan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Persoalan kepegawaian kan pusat yang menentukan, kita Pemkab hanya dipersiapkan untuk menggaji. Kasihan juga para guru non PNS yang harus kita perhatikan kesejahteraannya. Maaf saja banyak yang PNS malah gak disiplin dalam bekerja dibandingkan honorer,” ucapnya.

Bupati menyebutkan, aturan dan pengangkatan PNS itu semua ketentuannya dari pusat, pemerintah daerah pun tidak bisa apa-apa dan semua masalah kepagawaian semua dipegang pusat.

Hanya saja Pemda harus siap membayar gajinya. Dalam kesempatan itu, Bupati juga telah menandatangani surat pernyataan yang menyebutkan dirinya siap bersedia menyelesaikan tenaga honorer Kategori 2 dengan ketentuan yang berlaku sampai tahun 2021 sebanyak 1600 orang dengan rincian 800 orang yang memenuhi pasing grade, 400 orang yang tidak memenuhi pasing grade, dan 400 orang yang belum mengikuti test.

Sementara itu, Ketua Fagar Cecep Kurniadi menyambut baik apa yang disampaikan Bupati Garut terkait pengangkatan K2 menjadi PPPK.

“Mudah mudahan janji Bupati benar dan bisa selesai semuanya. Tadi Pak Bupati juga telah menandatangani surat pernyataan diatas materei,” ujar Cecep.

Terpisah, sejumlah tenaga honorer berharap janji Bupati yang disampaikan dalam sambutan bukan hanya sekedar janji saja. Tetapi harus dibuktikan dengan aksi dan nyata.

“Ya kami sebagai tenaga honorer dimana usia kami juga makin bertambah sangat berharap ke Bupati dapat memperjuangkan nasib kami. Memang benar aturan dari pusat tetapi pemerintah daerah juga harus pro aktif berjuang, jangan hanya janji atau pencitraan saja,” katanya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here