Gudang Pengusaha Dodol Terbakar

124
Banyaknya warga dan anak-anak yang menonton kebakaran gudang dodol, di Kampung Kebonjati Desa Limbangan Tengah, Kamis siang (23/5), menyebabkan mobil Damkar sulit keluar dari pemukiman. (PEPEN APENDI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Masyarakat RT 01 RW 03 Kampung Kebonjati Desa Limbangan Tengah, Kecamatan Limbangan, Kamis siang (23/5) dikejutkan dengan kebakaran gudang pengusaha dodol H Entis.

Keluarga pemilik gudang dan warga, spontan menyusul petugas UPT Dinas Damkar Garut. Selang beberapa menit kemudian, satu unit mobil Damkar bersama personelnya tiba di lokasi kejadian untuk memadamkan kobaran api.

Dalam tempo kurang dari 40 menit, kobaran api yang membakar gudang dan sudah merembet ke rumah H Entis lantai atas berhasil dipadamkan. Sisa-sisa kepulan asap pun dipadamkan total karena khawatir masih ada bara api.

Setelah api betul-betul padam, pemilik gudang dan pemilik rumah merasa lega. Api pun tak merembet ke rumah tetangganya. Lokasi kebakaran termasuk padat penduduk dan padat rumah.

Beberapa orang anggota Polsek Limbangan dan aparat Pemerintah Kecamatan setempat Agus, saat kejadian terjun ke lokasi untuk membantu memdamkan api sekaligus melakukan pendataan. Kerugiaan yang diderita pemilik gudang sekitar Rp25 juta. Tak ada korban luka dalam musibah kebakaran itu.

“ Meski kobaran api dipadamkan petugas Damkar, namun api yang sempat merembet ke rumah tetanga H Entis dipadamkan secara manual. Karena khawatir api terus merembet. Selama proses pemadaman api, jalan desa Pasopati Limbangan Tengah tertutup untuk pengendara,” kata Agus.

Petugas UPT Dinas Damkar Limbangan Budi, Kamis siang (23/5) menuturkan, saat disusul daan diberitahu ada musibah kebakaran di Kebonjati Desa Limbangan Tengah, dia dan rekan-rekannya langsung meluncur ke lokasi kejadian. Mereka berjuang keras memadamkan api yang membakar gudang H Entis, meski harus menggunakan selang cukup panjang.

Sebelum Budi dan rekan-rekannya meninggalkan lokasi kejadian, sempat meyakinkan H Entis. Apakah bekas kebakaran perlu disemprot air lagi atau tidak? H Entis merasa yakin api sudah padam total. Budi pun di lokasi kejadian berkordinasi dengan anggota Polsek Limbangan Aiptu Eko dan apara Kecamatan Agus serta aparat pemerintah desa setempat.

Ketika petugas memadamkan kobaran api, sempat terhambat karena banyak bocah yang memaksa masuk ke lokasi kebakaran. Puluhan bocah itu diminta keluar agar tak menganggu proses pemadaman api. Di Jalan Pasopati pun berkerumun ratusan warga melihat dan sebagian membantu pemadaman api.(pap)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here