Geng Motor Berulah di Bayongbong, Dua Warga Jadi Korban Bacok

221
ilustrasi: jpc

Radarpriangan.com, GARUT — Geng motor kembali menjadi koboy jalanan dan membuat kegaduhan di Kabupaten Garut. Dua orang menjadi korban pembacokan geng motor di Kampung Padarek, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong Minggu malam (21/7) sekitar pukul 18.30.

Tanpa alasan yang jelas, tiba-tiba saja geng motor yang tengah konvoi dari arah Cikajang ke Garut itu membacok dua orang warga di pinggir jalan.

Baminkomsos Koramil Bayongbong, Sertu Misdi mengatakan, dua orang korban kebrutalan geng motor tersebut di antaranya Gunawan, seorang pedagang warga Kampung Panumbangan, Desa Sirnagalih, Kecamatan Bayongbong dan Debi Maulana, 18, warga Kampung Tanjung Sela, Kecamatan Wanaraja.

“Kronologisnya saat geng motor tersebut lagi konvoi melintasi Kampung Padarek ada warga sedang nongkrong, tiba-tiba langsung berhenti dan membabi buta membacok warga di pinggir,” kata Sertu Misdi.

Keduanya pun mengalami luka bacok di sejumlah anggota tubuhnya.

Pasca kejadian, keduanya pun langsung dilarikan ke Puskesmas Bayongbong.

Sampai saat ini, kata Sertu Misdi, ciri-ciri pelaku belum diketahui karena kejadiannya sangat singkat dan pelaku langsung kabur.

“Korban tadi malam langsung dibawa ke puskesmas bayongbong dan pelaku sedang dilaksanakan pengejaran oleh Polsek Bayongbong,” katanya.

Atas kejadian yang berulang ini warga berharap pihak Kepolisian menertibkan geng motor yang tidak jelas izin dan aktivitasnya.

Warga meminta pelaku kekerasan keji seperti ini diberantas dari tanah air.

“Negara kita adalah negara hukum, jangan ada aksi koboy di Indonesia apalagi Garut tanah santri daerah religius,” kata warga yang tidak mau menyebutkan namanya. (fer)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here