Galian C Kuyambut Meresahkan Warga

112
Muspika Tarogong Kaler melakukan sidak ke lokasi galian C Kuyambut, Desa Tanjungkamuning, Tarogong Kaler, Rabu (24/7). (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

Ilegal, Galian Pasir dan Batu Harus Dihentikan

RadarPriangan.com, GARUT – Muspika Kecamatan Tarogong Kaler melakukan sidak di lokasi galian C di Kampung Kuyambut, Desa Tanjungkamuning, Kecamatan Tarogong Kaler. Hal tersebut dilakukan karena masyarakat resah dengan galian C yang sudah bertahun-tahun beroprasi.

Kapolsek Tarogong Kaler IPDA Asep Saepudin, mengatakan, sampai saat ini jumlah laporan dari masyarakat terbilang banyak, mereka merasa khawatir dengan lokasi galian yang berdampingan dengan pemukiman warga.

“Banyak laporan dari warga soal galian C, mereka khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya, Selasa (24/7).

Selain ilegal, menurutnya galian C yang berlokasi di Kuyambut tersebut sangat berdampingan dengan pemukiman warga, yakni Perumahan Putri Dinar Lestari.

“Galian C sangat berdampingan dengan pemukiman warga, tentu sangat berbahaya jika ada hal seperti longsor terjadi dan menimpa warga,” katanya.

Asep juga menyampaikan lokasi Galian C di blok lapang Desa Tanjung kamuning Kecamatan Tarkal, yang merupakan perbatasan galian C Kunyamut perbatasan dengan wilayah Desa Tanjungkamuning yang merupakan daerah kawasan yang dilarang adanya galian C, sesuai dengan RUTR Kabupaten Garut di mana daerah ini merupakan kawasan penataan.

“Daerah ini (galian C Kuyambut) bukan untuk lokasi galian, melainkan untuk lokasi penataan wilayah,” ucapnya.

Untuk itu pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk menghentikan kegiatan galian C di daerah tersebut.

“Kami juga memanggil pemilik Galian C atas nama saudara Jajat, serta mengimbau kepada Pemda melalui pemerintahan setempat untuk menerbitkan surat teguran kepada pemilik tambang,” ucapnya.

Terpisah, Warga Desa Tanjung Kamuning Kecamatan Tarogong Kaler, Yuni, 25, mengaku resah dengan aktivitas galian yang sudah lama dilakukan. Ia berharap aktivitas galian bisa dihentikan segera mungkin.

“Khawatir longsor, soalnya lokasi perum sangat berdekatan dengan lokasi galian, dan galian bisa dilihat dengan jelas,” katanya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here