Empat Negara Tawarkan Teknologi Pengelolaan Sampah, Biayanya Rp56 Miliar

38
Pengelolaan sampah di TPA Pasirbajing yang masih menerapkan sistem tradisional yaitu penimbunan. (Dok. RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Sejumlah perusahaan teknologi pengelolaan sampah dari luar negeri memberikan penawaran kepada Pemerintah Kabupaten Garut untuk mengelola sampah di Tempat Pembuangan Akhir Pasirbajing.

Namun, Sekertaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, Guriansyah menyebut bahwa pihaknya belum memutuskan apakah penawaran tersebut akan diterima atau tidak. Pasalnya, jika melihat biaya yang dibutuhkan untuk pengelolaan sampah dengan menggunakan teknologi dari perusahaan beberapa negara itu tidaklah murah.

“Cost (biaya, red) yang akan digunakan di TPA sangat tinggi. Termasuk teknologi yang ditawarkan oleh Korea itu, kalau gak salah kemarin ditawarkan mencapai Rp56 miliar, memang tidak sedikit,” ujar Guriansyah.

Karenanya, menurut dia, perlu ada kajian kembali untuk itu. Dab harus melihat juga asas manfaatnya nanti.

“Mengingat investasi Rp56 miliar cukup lumayan, sehingga pemanfaatan ke masyarakat itu yang kita hitung, kemudian break event point berapa tahun, Sehingga perlu ada kajian kajian lagi. Karena ada beberapa investor yang menawarkan selain dari korea, yaitu dari Cina ada, dari Amerika ada, Jerman ada,” katanya.

Guriansyah mengatakan, ada beberapa kriteria yang berbeda dari sejumlah perusahaan yang menawarkan. Mulai dari kemanfaatannya, pengembalian investasinya berapa tahun, sehingga itu mempengaruhi harga.

“Kita lihat efektif efisiennya seperti apa, sementara belum diputuskan mau kerjasama dengan siapa, mungkin keputusan ada di beliau (Bupati) menggunakan teknologi yang mana,” katanya.

“Jadi ada yang menawarkan menjadi pembangkit listrik tenaga sampah, bahan bakar, ada yang menawarkan menjadi pupuk organik. Yang memungkinkan antara pembangkit listrik tenaga sampah karena disitu ada gas metan, dan ada potensi untuk menjadi pembangkit listrik tenaga sampah,” katanya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here