Dramatis di Menit Akhir, Hattrick Moura Bawa Spurs ke Final Liga Champions

111
Lucas Moura mencetak hattrick untuk meloloskan Spurs ke final Liga Champions menantang Liverpool. (Getty Images)

RadarPriangan.com, AMSTERDAM—Tottenham Hotspur lagi-lagi mengulang drama semifinal Liga Champions. Sempat tertinggal 0-2 di babak pertama, Spurs bangkit lewat hattrick Lucas Moura untuk mengalahkan Ajax dengan skor 3-2.

Satu gol di menit akhir, membuat agregat menjadi 3-3 dan Spurs lolos ke final untuk menantang Liverpool dengan keunggulan gol tandang setelah hanya kalah 0-1 di leg pertama. Dramatis.

Jalannya Pertandingan

Pada laga di Johan Cruijff Arena, Ajax yang menang 1-0 di leg pertama langsung menekan Tottenham Hotspur. Mereka pun bisa membuka keunggulan di menit ke-5. Diawali tendangan Dusan Tadic yang ditepis kiper, Hugo Lloris, terjadi sepak pojok. Lasse Schoene yang menjadi penendang tendangan penjuru kemudian mengirim bola ke depan gawang yang ditanduk kapten tim, Matthijs de Ligt. Agregat 2-0 bagi Ajax.

Tertinggal, Spurs langsung mencoba bangkit. Hanya beberapa saat setelah gol, Spurs nyaris menyamakan kedudukan. Lewat sebuah serangan balik, Heung-min Son mampu menerebos ke kotak penalti sebelum melepaskan tendangan keras. Sayang, bola hanya mengenai tiang gawang meski kiper Andre Onana sudah mati langkah.

Sudah mampu mengembangkan permainan, Spurs yang butuh dua gol terus memberi tekanan. Pada menit ke-22, lagi-lagi Son mendapat peluang menyamakan kedudukan. Menerima bola dari Dele Alli, penyerang asal Korea Selatan itu mampu berhadapan dengan Onana. Namun, tendangannya bisa diantisipasi sang kiper.

Beberapa detik berselang, giliran Christian Eriksen yang mendapatkan peluang bagus. Mendapat umpan dari Lucas Moura, gelandang Denmark itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayang, Onana lagi-lagi bisa menangkap si kulit bundar.

Ajax tak tinggal diam, di menit ke-29, lewat Dusan Tadic mereka nyaris menggandakan keunggulan. Beruntung bagi Spurs, tendangan Tadic masih melenceng tipis di sisi kiri tiang gawang. Tapi, keberuntungan Spurs tidak berlanjut. Lewat skema serangan balik, Ajax menggandakan keunggulan di menit ke-35. Menerima bola dari Tadic di kotak penalti, Hakim Ziyech langsung melepaskan tendangan keras kaki kiri yang menerebos jala gawang sebelah kiri Lloris. Skor 2-0.

Butuh tiga gol untuk mengejar ketertinggalan agregat 0-3, Spurs kembali menyusun serangan. Namun tidak ada gol yang bisa mereka ciptakan hingga babak pertama berakhir. Skor 2-0 mengantar Ajax masuk ruang ganti.

Kembali ke lapangan, Ajax tak berusaha bertahan. Mereka tetap meladeni permainan terbuka Spurs. Peluang pertama di paruh kedua didapatkan Spurs di menit ke-53 ketika Alli lepas dari pengawalan saat menerima umpan di kotak penalti. Sayang, sontekan jarak dekatnya bisa ditepis Onana.

Tapi, kesempatan kedua tidak dilewatkan Spurs semenit berselang. Lewat serangan balik, Alli mengirim umpan ke Moura yang dengan cerdik menaklukkan Onana. Skor 2-1. Spurs butuh dua gol lagi untuk menyamakan agregat.

Spurs seperti berada di atas angin setelah mencetak gol. Pada menit ke-58, mereka mampu menyamakan kedudukan. Lagi-lagi Moura yang jadi penakluk Onana usai memanfaatkan kesalahan koordinasi pertahanan dan kiper usai Onana menepis tendangan jarak dekat Fernando Llorente yang masuk menggantikan Victor Wanyama di awal babak kedua.

Skor 2-2. Pertandingan makin sengit. Lasse Schoene yang baru saja melakukan blunder ditarik keluar pelatih Ajax, Erik ten Hag digantikan Joel Veltman. Pada menit ke-62, Ajax nyaris kembali unggul ketika Tadic mampu mengirimkan umpan matang ke dalam kotak penalti. Sayang, tendangan Ziyech masih melenceng tipis di sisi kiri tiang gawang.

Spurs merespons semenit berselang. Lewat serangan cepat, Moura mendapat bola liar di kotak penalti. Beruntung bagi Ajax, tendangan Moura mampu diblok De Ligt dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Pada menit ke-67, pelatih Ajax kembali melakukan pergantian pemain. Kasper Dolberg keluar digantikan Daley Sinkgraven. Empat menit kemudian mereka mendapat peluang bagus lewat tembakan Ziyech yang mampu ditepis Lloris.

Memasuki menit ke-75, kedua tim silih berganti melakukan serangan berbahaya. Pada menit ke-78, Ajax kembali nyaris unggul setelah Ziyech mendapat bola bagus di depan kotak penalti. Namun, bola tendangan kaki kirinya hanya mengenai tiang sebelah kiri.

Pelatih Spurs, Mauricio Pochettino menambah tenaga di lini depan pada menit ke-80. Kieran Trippier digantikan Erik Lamela. Setelah itu, Ben Davies juga masuk mengisi tempat Rose yang sudah mendapat kartu kuning.

Spurs nyaris berbalik unggul di menit ke-86. Bermula dari sepak pojok, Jan Vertonghen yang tak terkawal di depan gawang melepaskan tandukan jarak dekat yang mengenai mistar gawang. Bola pantul sempat disambar kembali Vertonghen namun bisa diblok pemain Ajax di mulut gawang.

Injury time lima menit coba dimaksimalkan Spurs untuk mencetak gol kemenangan. Namun, mereka malah nyaris jebol. Lagi-lagi Ziyech yang mendapat peluang setelah mendapat bola di dalam kotak penalti. Namun, Lloris bisa menepis tendangannya.

Tak menyerah menggempur Ajax, Spurs mendapatkan hasilnya di menit-menit akhir. Menerima bola dari Alli, Moura mencetak hattrick untuk memastikan timnya menang 3-2 dan lolos ke final. (RCTI/Live Score/amr/fajar)

Susunan Pemain

Ajax: Onana; Mazraoui, De Ligt, Blind, Tagliafico; Schoene (Veltman 60’), Van de Beek (Magallan 90’), De Jong; Ziyech, Dolberg (Sinkgraven 67’), Tadic

Tottenham: Lloris; Trippier (Lamela 80’), Aldreweireld, Vertonghen, Rose (Davies 81’); Sissoko, Wanyaman (Llorente 46’), Alli; Eriksen; Moura, Son

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here