Diusulkan 2016, Raperda Parkir Khusus Ditarik Lagi

76
Motor berjajar parkir di salah satu lokasi perbelanjaan di Kota Banjar. (ANGGORO/RADAR PRIANGAN)

RadarPriangan.com, BANJAR – Rancangan peraturan daerah (Raperda) parkir khusus yang sudah diajukan sejak 2016 silam ditarik oleh Pemerintah Kota Banjar.

Raperda tersebut tidak jadi diusulkan karena pansus parkir khusus sendiri menyarankan Raperda itu ditarik karena tidak tersedianya lokasi parkir khusus di Kota Banjar.

“Kami meminta Raperda parkir ditarik karena tidak tersedianya fasilitas parkir khusus di Kota Banjar ini. Parkir khusus itu seperti gedung parkir atau tempat khusis yang dingun untuk lokasi parkir, di Kota Banjar kan tidak ad fasilitas seperti itu,” ujar Ketua Pansus parkir khusus DPRD Kota Banjar Sudarsono saat dihubungi, Selasa (14/5).

Darsono menjelaskan, parkir khusus itu beda dengan parkir bisa seperti lokasi parkir di RSUD Kota Banjar itu tidak termasuk parkir khusus.

Ia menambahkan, Raperda itu sudah diajukan sejak lama oleh Dinas Perhubungan dan tidak pernah disetujui karen memang pertimbangannya Kota Banjar tidak memiliki loksi parkir khusus.

“Contoh di pasar itu bukan lokasi parkir khusus, dalam Undang-Undang juga kan ada dua yakni parkir khusus dan tempat parkir (parkir umum),” imbuhnya.

Kepala Dinas Perhubungn Kota Banjar Supratman juga mengatakan penarikan retribusi Raperda ada dua yakni Raperda Parkir Khusus dan Raperda Warnet.

“Raperda parkir khusus ini beda dengan Raperda Parkir. Kalau Raperda Parkir yang saa ini diajukan masih pembahasan di dewan dan itu merupakan Raperda untuk dasar hukum penyelenggaran parkir,” jelasnya.

Soal Raperda parkir katanya, retribusinya masih pertimbangan apakah dijalankan oleh Bidang Pendapatan atau masih di Dishub. Karena UPTD Perparkiran sendiri sudah dihapus di OPD Dishub.

“Kemungkinan untuk kewenangan retribusi itu diatur melalui Peraturan Walikota karena di Raperda tidak dicantumkan. Teknis penarikan retribusinya jika nanti dilakukan oleh Pendapatan kemungkinan untuk personal atau petugas retribusi parkir sebanyak 62 orang dialihkan ke bidang Pendapatan,” ujarnya.(mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here