Ditangkap Polisi Karena Mencuri, AK Gagal Nikahi Pujaan Hati

244
AK pelaku pencurian di sekolah keperawatan, ditangkap Polsek Tarogong Kidul saat menjenguk temannya di RSUD dr Slamet Garut. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Kepolisian Resor Garut, Sektor Tarogong Kidul berhasil menangkap seorang warga berinisial AK, 26, yang diduga membobol salah satu kampus Akademi Keperawatan di Kabupaten Garut. AK ditangkap saat tengah membesuk temannya yang sakit d RSUD dr Slamet Garut.

Kapolsek Tarogong Kidul, Kompol Hermansyah didampingi Panit Reskrim, Ipda Wahyono Aji menyebut penangkapan dilakukan pada Jumat (26/7) dini hari.

“Dasar penangkapan kita adalah laporan polisi nomor LP B/ 54 /VII/2019/Res Grt/Sek Tarogong Kidul yang dilakukan pada Kamis (25/7),” ujarnya, Jumat (26/7).

Kapolsek menyebut bahwa awalnya, pihaknya menerima laporan pada Kamis (25/7) pagi tentang adanya aksi pencurian dengan pemberatan berupa pembobolan kampus. Yang dibobol sendiri adalah kampus Akademi Keperawatan Bidara Mukti yang berada di Jalan Pembangunan, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul.

Saat itu, kata Herman, pelapor yang diketahui merupakan staff dosen kaget saat memasuki kantor yang banyak barang yang hilang dan kondisi ruangan sudah acak-acakan. “Dalam peristiwa pembobolan itu pihak kampus dirugikan jutaan rupiah,” ucapnya.

Menerima laporan tersebut, lanjut Kapolsek, pihaknya langsung menerjunkan tim Reskrim Polsek Tarogong Kidul yang dipimpin Ipda Wahyono Aji untuk melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan diketahui bahwa yang diduga melakukan aksi pembobolan adalah AK, warga Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

“Kita langsung dalami dan ikuti. Tadi malam kita dapatkan informasi bahwa AK ini sedang berada tidak jauh dari Mapolsek, tepatnya di RSUD dr Slamet Garut untuk membesuk temannya yang sakit. Kita langsung tangkap yang bersangkutan disana,” jelasnya.

Setelah menangkap AK, kata Herman, pihaknya langsung melakukan pemeriksaan awal guna mengungkap tempat penyimpanan barang hasil curian. Akhirnya polisi pun berhasil mengamankan barang bukti hasil curian mulai dari laptop, monitir, printer, keyboard, mouse, timbangan badan, cairan infus, cairan alkohol, lakban, papan catur, tensimeter.

“Kita juga amankan linggis yang digunakan untuk membobol dan kendaraan bermotor roda dua yang dipakai untuk mobilitas. Tersangka saat ini berada di Mapolsek untuk diperiksa intensif oleh penyidik,” katanya.

AK (26), warga Kecamatan Tarogong Kidul yang ditangkap polisi karena membobol kampus Akper Bidara Mukti dipastikan gagal menikah. Ia diketahui hendak menikah dua bulan lagi. Sang calon mertua pun sempat pingsan begitu tahu calon menantunya ditangkap polisi karena mencuri.

Kapolsek Tarogong Kidul, Kompol Hermansyah menyebut bahwa AK memang dua bulan lagi akan melangsungkan pernikahan dengan pujaan hatinya. Hal tersebut diketahui saat pihaknya mengambil salah satu barang bukti di rumah calon mertuanya di wilayah Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

“Jadi saat kita mengembangkan kasus pencurian dengan pemberatan ini, sejumlah barang bukti oleh pelaku disimpan di beberapa tempat. Salah satu barang bukti berupa laptop ternyata disimpan di wilayah Garut Kota. Begitu ke lokasi ternyata itu rumah calon mertuanya. Begitu tau calon mantunya ditangkap polisi karena mencuri, calon mertuanya sempat pingsan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Kapolsek, beberap saat sebelum melakukan aksi pencurian AK kepada penyidik mengaku sempat meminum obat-obatan terlarang jenis. Hal tersebut dilakukan AK agar tumbuh keberanian begitu melakukan aksi kejahatan yang dilakukan di kampus Akademi Perawatan Bidara Mukti. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here