Dispenda Banjar Kejar Terus Penunggak Pajak

128

BANJAR – Pemerintah Kota Banjar melalui Dinas Pendapatan Daerah terus menekan angka penunggak pajak kendaraan. Dinas Pendapatan Daerah kembali melakukan operasi razia gabungan bersama Kepolisian di satuan Polsek juga dengan Dinas Perhubungan, Jasa Raharja dan Sub Denpom Rabu (5/12/2018).

Operasi gabungan yang digelar Rabu kemarin dilaksanakan di seluruh wilayah Polisi Sektor (Polsek) se-Kota Banjar. Diantaranya dilaksanakan di perempatan Tanjungsukur, Pataruman dan Kota Banjar.

Kapolsek Banjar, Kompol Dedi Suhendar menjelaskan, sebanyak 663 kendaraan baik roda dua maupun roda empat diberhentikan oleh tim gabungan. Dari hasil razia gabungan itu setidaknya terdapat 35 unit yang ditindak (ditilang) karena tidak memiliki kelengkapan berkendaraan dan tidak membayar pajak.

Lebih lanjut Dedi menjelaskan, pihaknya (Kepolisian) hanya menindak para pengendara yang tidak melengkapi kendaraannya. dan untuk para penunggak pajak diserahkan kepada Dinas Pendapatan Daerah.

“Kami hanya memeriksa SIM, kaca spion, knalpot yang bising, dan yang lainnya sehingga kami lakukan tindakan tilang, namun untuk pajak STNK yang belum dibayar kami serahkan ke bagiannya”, Ungkapnya.

Dedi menambahkan, untuk yang membayar pajak diserahkan ke Dispenda (Dinas Pendapaan Daerah), baik itu dengan membayar di tempat atau diberi waktu tenggang agar segera membayar pajak.

“Waktu yang diberikan yakni paling lambat 1 bulan, dan jika tidak dibayarkan maka akan dikenai bunga sebesar 2% per bulannya”, terangnya.

Dalam operasi kali ini, mayoritas kendaraan yang ditindak dari warga Banjar dan ada beberapa pengendara yang membayar pajak di tempat.

“Kali ini yang bayar pajak di tempat, untuk roda dua sebanyak 12 pengendara, sedangkan roda empat sebanyak 7 kendaraan, dengan nilai pajak yang masuk sebesar Rp. 18 jutaan. Kalau STNK yang dititipkan, artinya dibayar nanti di kantor ada 5 pengendara, yaitu roda dua 3, roda empat 2,”sebutnya. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here