Disesalkan, SOR Ciateul Jadi Arena Sabung Ayam

110
SOR Ciateul kembali menjadi perbincangan, setelah viral video aktivitas yang diduga sabung ayam. (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Video penggunaan Sarana Olahraga (GOR) Ciateul di Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul sebagai tempat kontes sabung ayam beredar di media sosial. Beberapa pihak pun menyesalkan peristiwa itu jika benar fasilitas negara dipakai tempat adu ayam.

Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Garut, Riana Abdul Azis menyesalkan GOR yang dibangun Pemkab Garut itu dijadikan lokasi sabung ayam. Dalam video itu, terdapat beberapa lapak untuk aksi sabung ayam.

“Kami juga sudah tanya ke RT setempat. Sudah membenarkan ada sabung ayam di GOR Ciateul,” kata Riana saat dihubungi, Senin (8/7).

Lanjutnya, kegiatan tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah di Garut. Pengelola GOR pun seperti membiarkan gedung yang belum selesai dibangun itu jadi tempat sabung ayam.

“RT dan RW juga tidak mengeluarkan izin. Polisi juga katanya tak keluarkan izin. Artinya kegiatan itu ilegal,” ucapnya.

Riana menyebut, GOR Ciateul memang dibangun atas biaya APBD. Namun pemanfaatannya harus mendapat izin. Kegiatan sabung ayam pun dinilai sudah melanggar norma hukum dan agama.

“Dalam Islam sudah diharamkan kegiatan mengadu hewan seperti sabung ayam. Hal tersebut dapat menyakiti hewan dan bahkan sampai membuat binatang mati,” ujarnya.

Ia menyebut, kegiatan itu terjadi pada bulan lalu. Sabung ayam yang di GOR Ciateul juga sudah berlangsung sejak tahun lalu.

Sementara itu, Ketua RT 2/15, Desa Jayaraga, Udung Suherman, menyayangkan penyalahgunaan gedung yang digunakan untuk sabung ayam tersebut.

“Apapun alasannya memang tak pantas GOR digunakan untuk sabung ayam. Warga berharap pemerintah dan penegak hukum melakukan pengawasan serta menutup akses ke dalam gedung supaya tidak disalahgunakan untuk kegiatan negatif lainnya,” katanya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pegawai yang sedang melakukan aktivitas di GOR tersebut mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan sabung ayam seperti di vidio itu.

“Kirang apal kang. Ah teu aya, iraha nya kajanteunana, mung abi mah ayeuna ditugaskeun miwarang enggal diberesihan weh,” kata salah seorang pegawai di GOR Ciateul.

Terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Kuswendi, membenarkan bahwa kontes sabung ayam yang ramai di video itu bertempat di GOR Ciateul dan terjadi pada kegiatan Hari Jadi Garut beberapa tahun lalu. Namun, pihaknya mengaku tidak memberikan izin untuk kegiatan tersebut.

“Pas setelah dilihat itu memang disana, tapi pelaksanaannya pada HJG tahun kebelakang jika melihat kondisi bangunan di video, itu juga kami tidak memberikan izin,” pungkasnya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here