Diduga Ada Korupsi, Kejari Periksa Pejabat Setwan Garut

147
Kejaksaan Negeri Garut. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Dalam penggunaan dana pokok pikiran (Pokir) dan biaya operasional (BOP) DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Garut diduga terjadi korupsi. Kejaksaan Negeri Garut pun memeriksa pejabat Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Garut untuk proses penyelidikan dalam dugaan kasus tersebut.

Kamis (27/6), Sekrestaris DPRD Garut diketahui diperiksa oleh Kejari di kantor Kejaksaan Negeri Garut, Jalan Merdeka, Tarogong Kidul. Sebelumnya, sejumlah pegawai Setwan pun diketahui telah diperiksa oleh Kejaksaan Negeri Garut.

Kepala Seksie Intel Kejaksaan Negeri Garut, Dodi Witjaksono membenarkan bahwa pihaknya tengah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dalam dugaan kasus Pokir dan Bop DPRD Garut.

“Saat ini prosesnya masih penyelidikan. Belum sampai pada proses penyidikan dan penuntutan,” ujarnya, Kamis (27/6) di Kantor Kejari Garut.

Sosi menyebut bahwa pemeriksaan dilakukan untuk mengumpulkan dua alat bukti pada dua kasus dugaan korupsi yang saat ini tengah ditangani. Jika pihaknya sudah menemukan dua alat bukti, ia memastikan bahwa kasus tersebut akan ditingkatkan hingga penyidikan bahkan penuntutan.

Dalam proses penyelidikannya, untuk menemukan dua alat bukti tersebut diakuinya bahwa Kejari memeriksa dari bawah. Namun meski demikian Dody mengaku belum bisa memberikan keterangan lebih terkait dua kasus yang sedang ditanganinya itu.

“Karena kasusnya memang baru sampai tahap penyelidikan. Nanti pasti akan kita sampaikan kalau sudah tahap penyidikan hingga penuntutan. Kita tidak ingin terburu-buru menyelesaikan dua kasus tersebut, jika sudah menemukan dua alat bukti yang kuat, pihaknya pasti akan menyampaikan ke publik,” jelasnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here