Di Banjar, Masih ada Sekolah yang Numpang UNBK

103
Kepala Bidang Dikdas Disdikbud Kota Banjar didampingi kepala Sekolah SMPN 1 Kota Banjar meninjau pelaksaan UNBK, Senin (22/4). (ANGGORO/RADAR PRIANGAN)

RadarPriangan.com, BANJAR – Pelaksanaan UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer ) Tingkat Sekolah menengah Pertama (SMP) mulai digelar, Senin (22/4). Di Kota Banjar, sebanyak 3.776 peserta mengikuti UNBK pada hari pertama dengan lancar.

Kepala Bidang Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar Ahmad Yani menuturkan, dalam pelaksanaan UNBK 2019, ada sebanyak 7 sekolah yang bisa melaksanakan dengan mandiri, dan sebagiannya lagi bergabung dengan sekolah yang sudah memadai sarana dan prasarana penunjang UNBK.

“Ada yang mandiri, ada juga yang gabung. Sekolah yang melaksanakan mandiri di antaranya, SMPN 1, SMP 4, SMP Uswatun Hsanah, SMP Insantama SMP Al-Azhar, SMP Alfalah dan SMP 6,” ungkap Yani, usai monitoring UNBK di SMPN 1 Kota Banjar, Senin (22/4).

Menurutnya, sebagian sekolah yang belum memiliki sarana penunjang UNBK menginduk di beberapa sekolah lainnya di Kota Banjar.

“Ada yang melaksanakan UNBK di SMAN 1, untuk SMPN 5 di SMKN 1, terus di SMKN 2, SMP 9 di SMKN 4 lalu di SMAN 2 sendiri ada 3 sekolah yang melaksanakan di sana, kemudian juga ada ruang melaksanakan di SMK Bhakti Kencana Kota Banjar,” ujar Yani.

Yani menjelaskan, para peserta UNBK akan mengerjakan soal ujian satu hari satu mata pelajaran yang dibagi beberapa sesi.

”Setiap hari ada satu mata pelajaran yakni bahasa indobesia, bahasa inggirs matematika dan terakhir IPA,” jelasnya.

Yani berharap, pelaksanaan UNBK tahun 2019 bisa lebih meningkat dibanding tahun lalu. Meski ada kendala, Yani optimistis pelaksanaan UNBK bisa berjalan sesuai dengan rencana.

“Saya berharap pelaksanaan UBK tahun ini bisa sukses dengan hasil rata-rata meningkat dari tahun lalu, dan juga sukses pada pelaksanan sampai dengan akhir, meski ada kendala namun bisa di tasi terutama dengan sarana dan prasarana,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Banjar Harun Rustandi, S.Pd., M.P.d mengatakan, pihaknya melaksanakan UNBK secara mandiri dengan menggunakan 94 unit perangkat untuk UNBK.

“94 unit yang kami gunakan untuk UNBK. 54 unit pinjam, ada yang pinjam Guru,murid dan sebagainya, dan yang 40 unit milik sekolah,” ujarnya.

Menurut Harun, dari jumlah perangkat yang tersedia, peserta UNBK dibagi menjadi 2 sampai dengan 3 sesi dalam mengerjakan soal.

“Dari jumlah siswa keseluruhan 281 siswa itu di bagi 3 sesi masing 120 menit,” pungkasnya. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here