Delman Dilarang Beroperasi selama Arus Mudik, Pemkab Siapkan Kompensasi

99
Selama arus mudik dan balik lebaran delman di Kabupaten Garut dilarang beroperasi. Pemkab Garut sudah menyiapkan dana kompensasi. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Suherman memastikan delman atau andong tidak akan beroperasi selama arus mudik dan balik lebaran 2019.

Mereka akan mendapatkan kompensasi selama tidak melakukan aktivitas tersebut, dan pemerintah Kabupaten Garut pun sudah menyiapkan dana ratusan juta rupiah untuk hal tersebut.

Suherman menyebut bahwa setiap tahunnya andong selalu tidak beraktivitas selama musim mudik dan balik lebaran. Hal itu dikarenakan aktivitas mereka dianggap salah satu penyebab kemacetan di jalur mudik dan balik lebaran.

“Untuk tahun ini juga sudah disepakati dengan pemilik delman bahwa mereka tidak akan beroperasi saat arus mudik lebaran. Mulai berhentinya mereka beraktivitas itu mulai H-4 hingga H+3 lebaran,” ujarnya, Senin (20/5).

Ia menyebut bahwa andong yang menghentikan aktivitasnya selama musim mudik dan balik adalah yang selama ini beroperasi di jalur mudik.

“Yang kita beri konpensasi tidak semua memang, hanya yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, Leles, Kadungora, Limbangan, dan Malangbong,” ucapnya.

Dana kompensasi untuk andong sendiri, diungkapkan Suherman jumlahnya mencapai Rp420 juta. Jumlah tersebut adalah alokasi dana untuk 603 andong yang ada di wilayah enam kecamatan yang dilalui jalur mudik dan balik lebaran.

“Setiap delman, setiap harinya diganti Rp75 ribu dikali 7 hari jadi sekitar 525 ribu. Kita akan segera membagikan uang konpensasi ini kepada para pemilik delman,” ungkapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here