Debit Berkurang, PDAM Garut Gilir Pasokan Air

48
ist

RadarPriangan.com, GARUT – Sejumlah warga di Kelurahan Pananjung mulai kelimpungan untuk mendapatkan stok air dari PDAM, kondisi ini diperparah dengan kebutuhan warga memasuki musim kemarau.

“Di sini sudah beberapa bulan tidak ada air PDAM, kita mengandalkan sumur susah, karena air kotor. Jadi bingung, kita hanya menyaring sendiri air yang ada meski agak kotor,” kata Ferdiana, salah seorang warga Kelurahan Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler.

Dengan kondisi saat ini, PDAM Tirta Intan Garut mengaku harus membagi waktu pasokan air kepada warga. Direktur Utama PDAM Tirta Intan Garut, Aja Rowikarim, mengatakan, proses gilir pasokan air ke pelanggan menjadi salah satu langkah yang harus dilakukan saat ini.

“Seperti di Cempaka, Karangpawitan kami gilir pasokan airnya. Ada yang siang dan malam. Tapi untuk wilayah lain, masih bisa 24 jam dapat pasokannya,” kata Aja, kemarin (11/9)

Ia mengatakan, dari 52 ribu pelanggan PDAM yang ada, sebanyak 1000 lebih pelanggan telah ditutup karena sudah tidak ada air yang mengalir.

“Ada beberapa lokasi yang sudah tidak ada air. Jadi kami tutup dulu. Kayak di Rancabango, Tarogong itu juga digilir pasokannya. Kayak di Pananjung itu ditutup sudah tidak ada air,” katanya.

Pada tahun ini, PDAM Tirta Intan Garut menargetkan bisa menambah debit air untuk kelancaran pasokan kepada pelanggan. Penambahan tersebut berkisar antara 10 sampai 20 liter air per detik di beberapa wilayah pelanggan PDAM.

“Kami juga belum bisa menambah pelanggan baru. Kalau mau pasang satu atau dua masih bisa. Itu juga harus datang ke kantor pusat. Tapi kalau pasang untuk lima sampai 10 rumah atau di perumahan sudah tidak bisa,” ujarnya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here