Coba Lerai Perkelahian, Ayah Malah Salah Bacok Anaknya

76
Pemakaman Nijar, remaja yang meninggal karena salah bacok dari ayahnya. (istimewa)

RadarPriangan.com, GARUT – Seorang remaja asal Kecamatan Banyuresmi yang bernama Nijar, 18, meninggal dunia, Rabu (31/7) usai aksi ayahnya yang berinisial ER berniat memisahkan dengan cara membacok pada Selasa sore (30/7). Aksi ER tersebut rupanya melukai Nijar dan tiga orang lainnya sehingga menyebabkan luka yang cukup serius.

Komandan Koramil Banyuresmi, Kapten Saripin menyebut bahwa pada Selasa (30/7) terjadi perkelahian di Kecamatan Banyuresmi antara Nijar dan Andi, 20. Aksi perkelahian tersebut kemudian dicoba dilerai oleh Burhan, 16, dan Eti, 45.

“Pada saat bersamaan, ER orang tuanya Nijar datang dan melihat sehingga mengira anaknya sedang dikeroyok oleh tiga orang. Saat itu ia berusaha memisahkan dengan cara membacokan golok, namun ternyata aksinya itu juga melukai anaknya dan tiga orang lainnya,” ujarnya, Rabu (31/7).

Pihaknya sendiri, diakui Saripin menerima informasi tersebut beberapa saat setelah kejadian dan langsung menurunkan anggota untuk mengecek dan mengantarkan para korban ke RSUD dr Slamet Garut. Pihaknya juga memerintahkan tiga anggotanya untuk mengamankan lokasi guna mengantisipasi paska kejadian agar isunya tidak melebar.

“Kejadian ini sudah dalam penanganan pihak kepolisian. Hingga hari ini yang baru pulang dari rumah sakit baru ibu Eti saja. Nijar sendiri dinyatakan meninggal dunia oleh pihak rumah sakit pada pukul 10.30. sedangkan dua lainnya masih mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Pihak kepolisian sendiri, lanjut Danramil, melakukan upaya penyiapan anggota Dalmas untuk mengantisipasi potensi konflik susulan paska kejadian tersebut. Selain itu, pihak-pihak terkait pun sudah diberikan himbauan agar tidak menimbulkan konflik yang lebih besar.

“Untuk pelaku pembacokan sendiri sudah dibawa ke Mapolres Garut untuk diperiksa lebih lanjut,” katanya.

Sebelum Nijar dinyatakan meninggal dunia, ungkap Saripin, musyawarah pun sempat dilakukan sejak tadi malam dan dilanjutkan tadi pagi dengan menghadirkan keluarga kedua belah pihak dan unsur lainnya.

“Sekitar pukul 10.30 kita dapat informasi kalau Nijar sudah meninggal dunia. Jenazah saat ini sudah dimakamkan oleh pihak keluarga di kampungnya. Tadi kita juga ikut mengantarkan jenazahnya bersama Kapolsek dan para anggota,” ucapnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here