Calo ASN Recoki Kemenpan RB

22

RadarPriangan.com, JAKARTA – Calo Aparatur Sipil Negara (ASN) mulai merajalela. Ini berawal dari laporan masyarakat ke email [email protected] milik Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Surat pengaduan yang dikirim via email menanyakan kebenaran Lembaga Pusat Pengendali Pengangkatan dan Pembelanjaan Pegawai Negara (LP5N). Dari laporan mereka, lembaga yang mengaku-aku sebagai lembaga resmi Kemenpan RB menjanjikan kelulusan tes CPNS.

Selain lewat media sosial, masyarakat juga ikut mendatangi kantor Kemenpan RB di Jakarta. Salah satu korbanya adalah Susi. Dirinya mengatakan telah tertipu oleh oknum yang mengaku pegawai LP5N dan menjanjikan kelulusan.

Lewat calo LP5N, Susi menyerahkan uang Rp150 juta agar ia bersama dua saudaranya lulus sebagai Calon Pegawai Negara (CPN). CPN adalah istilah yang dipakai oleh LP5N. “Karena dijanjikan lulus, saya telah mennransfer uang sebesar 150 juta ke pegawai LP5N ini,” terangnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini nomor dari pegawai LP5N tersebut tidak bisa dihubungi. Saat dikonfimasi, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik (HKIP) Kementerian PANRB Mudzakir menegaskan bahwa tidak ada lembaga resmi yang bernama LP5N.

“Kami tegaskan, tidak ada lembaga yang bernama LP5N. Jika ada yang mengatasnamakan sebagai pegawai LP5N, sudah pasti itu oknum yang mempunyai tujuan tertenju,” tegas Mudzakir, Selasa (14/5).

Untuk itu, Mudzakir mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap aksi penipuan yang mengatasnamakan pemerintah dan menjajikan kelulusan untuk dapat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Hati-hati dan selalu cross check ke Kementerian PANRB terkait keberadaan lembaga pemerintah dan juga informasi terkait seleksi CPNS maupun PPPK. Dan untuk korban penipuan, kami imbau untuk segera melapor polisi supaya diusut tuntas dan tidak ada korban lainnya lagi, ” tandasnya. (lan/rls/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here