Buruh Alba Desak Disnaker Cari Solusi

130
Para pekerja di pabrik APL Kota Banjar yang menuntut kesejahteraan. FOTO: ANGGORO

RADARPRIANGAN.COM, BANJAR – Ketua Serikat Pekerja Sinar Baru Banjar PT Albasi Priangan Lestari (APL) Iwan Herwanto mendesak Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Banjar untuk segera mencari solusi atas permasalahan tuntutan ribuan buruh PT APL. Irwan menilai Pemkot lambat dalam menanggapi masalah yang terjadi di lapangan.

“Dinas memiliki kewenangan untuk memediasi dan mencari jalan keluarnya. Itu kan sudah kewenangan dan tanggungjawabnya. Jika mereka (Disnaker) tak memahami, kan lucu. Berarti selama ini pengawasannya lemah,” ujar Irwan, Senin (18/3).

Menurut Irwan, buruh PT APL tak menuntut banyak soal kesejahteraan yang diberika oleh perusahaan. Buruh meminta uang makan harian mereka ditingkatkan dengan nilai layak. Selain itu, perusahaan juga harus memberikan uang transport dan premi kehadiran yang diakumulasi setiap bulannya. Buruh menuntut besaran uang makan ditingkatkan dari Rp3.500 menjadi minimal Rp7.500 perhari. Sementara uang transport dan premi kehadiran Rp10 ribu per harinya.

“Jika perusahaan berkilah tak mampu menbayar karena kondisi keuangan perusahaan sedang sulit, ya sebaiknya ada jalan keluar lah dari pemerintah jangan sampai buruh terus yang dirugikan. Jika dibiarkan terus seperti ini kan bisa terus-terusan menjadi alasan perusahaan untuk tidak memenuhi kesejahteraan bagi pegawainya,” jelasnya.

Terlebih, Lanjut Irwan, buruh PT APL hampir 80 persennya warga Kota Banjar. Jadi sudah sepatutnya diperjuangan oleh pemerintah daerah. “Bahkan untuk penaikan uang makan sudah ada kesepakatan dengan perusahaan yang menangani outsourching tapi tidak ada realisasinya, kami seperti dibohongi,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Disnaker Kota Banjar Ruswa tak menanggapi saat diminta tanggapan perihal permintaan solusi dan jelan keluar untuk menangani tuntutan ribuan buruh PT APL kemarin. (mg1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here