Bupati Kecewa, Proyek RSUD dr Slamet Garut Dikerjakan Asal Jalan

63
Bupati Garut Rudy Gunawan saat meninjau pelaksanaan pembangunan gedung poliklinik RSUD dr Slamet, Kamis (22/8). (MUHAMAD ERFAN/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Bupati Garut Rudy Gunawan kembali dibuat kesal dengan proyek pembangunan yang dinilai mengecewakan. Kali ini Bupatu setelag melihat progres pembangunan ruang rawat jalan di RSUD dr Slamet Garut, Kamis (22/8).

Hal tersebut disebabkan penyelenggara proyek tidak menyertakan tenaga ahli dan tenaga terampil untuk mengawasi jalannya pembangunan proyek. Sehingga menurut Rudy, pengerjaannya seolah ‘sahayuna’ (asal jalan).

Rudy menegaskan, dalam proses lelang seluruh perusahaan dipersyaratkan wajib menyediakan tenaga ahli yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Ahli (SKA) dan tenaga terampil yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Terampil (SKT).

Bupati menegaskan, perusahaan yang menang lelang tersebut telah menyertakan SKA dan SKT, tetapi pada kenyataannya tidak ada.

“Harusnya perusahaan itu setiap pekerjaan setiap hari harus ada umpamanya SKT surat keterangan terampil dan surat keterangan ahli (SKA). Di sini gak ada, disini hanya keluaran SD (Sekolah Dasar, red),” kata Rudy usai meninjau proyek pembangunan di RSUD dr Slamet Garut.

Lanjutnya, perusahaan yang tidak menyertakan tenaga ahli dan tenaga terampil untuk pengawasan pembangunan dinilainya tidak benar.

“Ini gak bener ini, semua perusahaan saya lihat dia tidak mempunyai tenaga ahli tenaga terampil yang mengawasi proyek, sehingga proyek teh aaah ‘sahayuna’ we,” jelas Rudy.

Ke depan, pihaknya akan lebih ketat mengecek dengan meminta konfirmasi kepada para pengusaha terkait ketersediaan SKA dan SKT.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD dr. Slamet Garut, dr Een Suryani mengatakan, progres pembangunan ruang rawat jalan harus selesai maksimal tiga bulan, yakni sekitar bulan Desember.

“Kan kita masih kekurangan ruangan di rumah sakit ini untuk rawat jalan . Masih dempet-dempetan, masih berdesak-desakan, sehingga nanti diharapkan dengan adanya bangunan yang baru ini kita sudah bisa lebih leluasa, penginjung tidak terlalu krodit (crowded, red) di satu ruangan,” kata Een.

Bangunan tersebut ditujukan untuk ruang rawat jalan 12 Poliklinik. Ke depannya, RSUD dr Slamet Garut akan melakukan penambahan poliklinik, diantaranya klinik geriatri. Selain itu, ruang klinik yang saat ini tempatnya belum layak akam dipindahkan ke yang lebih layak. “Kita petakan lagi bagaimana bagusnya,” pungkasnya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here