BRI Garut Dorong UMKM Masuk Pasar Digital

116
Pimpinan Cabang BRI Garut Winarno Pranghutomo memberikan cinderamata kepada Kepala Koperasi dan UKM Kabupaten Garut Eko Yulianto pada acara pelatihan 10.000 UMKM di Hotel Santika, kamis (14/11).


RadarPriangan.com, GARUT – Sebagai upaya akselerasi peningkatan kualitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Garut berikan pelatihan kepada 100 pelaku UMKM di Hotel Santika, kemarin (14/11).

Kegiatan ini menjadi komitmen BRI sebagai agent of development, sehingga kehadirannya semakin memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi kerakyatan.

Pelatihan yang diberikan berupa pendidikan administrasi dan manajemen keuangan, enterpreneurship, akses perbankan, dan e-commerce.

Para peserta mendapat wawasan dan ilmu dari para ahli dan pengusaha yang memiliki rekam jejak yang sukses, dalam kegiatan tersebut turut hadir Rektor Universitas Garut Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng, Kepala Koperasi dan UKM Kabupaten Garut Eko Yulianto, pengusaha kopi asal Garut yang sukses menembus pasar nasional maupun internasional, hingga dari pihak pasar digital Tokopedia.

“BRI ingin mendekatkan para pelaku usaha ke arah lebih baik, menerobos sekat distribusi barang jasa ke pasar luas (melalui e-Commerce, red). Dengan kegiatan ini, kita berharap para pelaku usaha bisa mendapatkan informasi dari para narasumber ada Rektor Universitas Garut terkait manajemen administrasi dan keuangan, Tokopedia mengajarkan kita dalam memasarkan barang atau jasa secara digital melalui medsos dan lainnya, dan ada sukses story dari pengusaha kopi Garut,” kata Pimpinan Cabang (Pinca) BRI Garut, Winarno Pranghutomo, kepada Radar Garut di Hotel Santika.

Ia pun berharap, pelatihan ini bisa memberi energi dan semangat bagi para pelaku UMKM di Garut dalam memajukan usahanya.

“BRI ingin meningkatkan pelaku UMKM supaya lebih maju, menjadikan UMKM mengerti masalah administrasi usaha, akses perbankan, akses permodalan seperti apa, transaksi seperti apa, akses untuk bagaimana mereka berjualan melalui e-commerce. Kita juga adakan sharing success stories,” katanya.

Menurutnya, sebagian mitra BRI sudah bergerak menjajakan usaha barang dan jasa melalui e-commerce, meski belum semua. Adanya geliat tersebut, jika dikelola dengan baik, pihaknya meyakini UMKM bisa terus berkembang dan maju. “Walaupun ada juga yang pakai Medsos seperti WhatsApp, Facebook, dan sebagian sudah ada yang masuk e-commerce, makanya kita mendorong temen-temen UMKM untuk go e-commerce,” katanya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Garut melalui Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Garut, Eko Yulianto. Menurutnya, program yang dilakukan BRI sebagai bagian upaya dari jihad ekonomi.

Melalui program corporate social responsibility (CSR) dalam rangkaian HUT ke-124 BRI, di mana perseroan menyelenggarakan pelatihan kepada 10.000 UMKM yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya Garut. Program tersebut dilaksanakan di 100 lokasi/titik dengan masing-masing titik diikuti sebanyak 100 peserta dari kalangan pelaku UMKM binaan BRI.

“Salah satu upaya yang harus dilakukan untuk mengembangkan UMKM diantaranya mencoba memperbesar pangsa pasar barang jasa ke pasar global, termasuk e-commerce. Hal itu disertai peningkatan kapasitas produk barang jasa UMKM. BRI menjadi bagian yang berkontribusi membantu program pemerintah dalam memajukan sektor UMKM,” pungkasnya. (erf)





LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here