Bentrok Suporter Coreng Pembukaan Liga 1

113
Permainan antara PSS Sleman dan Arema FC empat terhenti karena adanya bentrok suporter, Rabu malam (15/5). (Jawapos.com)

RadarPriangan.com, SLEMAN – Sepak bola Indonesia kembali tercoreng atas ulah suporter yang rusuh di saat pertandingan berlangsung. Ironisnya, kerusuhan itu terjadi di laga pembukaan Liga 1 Indonesia musim 2019 yang mempertandingkan PSS Sleman menghadapi Arema FC.

Ya, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jogjakarta, Rabu malam (15/5) suporter kedua kesebelasan bentrok saat laga baru berjalan 30 menit. Tak ayal, pertandingan itu terpaksa dihentikan hingga kondisi kembali kondusif.

Sebenarnya, pertandingan kedua tim berlangsung cukup menarik dengan saling menyerang dan bertahan sejak babak pertama dimulai. Bahkan, tuan rumah sempat unggul cepat lewat gol Brian Ferreira di menit ke-2.

Pemain Arema FC berusaha keluar dari kurungan pemain PSS Sleman. (Jawapos.com)

Tertinggal satu gol, membuat Arema semakin beringas untuk bisa menyamakan kedudukan. Alhasil, pada menit ke-29 skuat Singo Edan -julukan Arema- berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Sylvano Comvalius.

Namun, setelah gol penyeimbang itu terjadi, bentrok antarsuporter terjadi di tribune barat Stadion Maguwoharjo. Tak jelas penyebabnya apa, namun bentrokan itu terjadi disaat Aremania merayakan gol Comvallius. Hal itu membuat pertandingan dihentikan, seluruh pemain memilih untuk masuk ke ruang ganti.

Sebelum masuk ke ruang ganti, kapten Arema FC, Hamka Hamzah, mencoba menenangkan suporter Aremania yang berada di Tribun Barat. Namun, teriakan Hamkah Hamzah seakan tak diindahkan, kerusuhan malah semakin membesar. “Aremania, Aremania,” teriak Hamka Hamzah melalui pengeras suara.

Bupati Sleman Sri Purnomo pun ikut turun ke lapangan untuk menenangkan kedua suporter. Ia mengimbau agar kedua suporter untuk tidak melanjutkan pertikaian demi berlangsungnya pertandingan pembuka Liga 1 2019.

“Ayo, kita semua bekerja sama menciptakan situasi aman dan tentram mendukung terselenggaranya pertandingan pembukaan Liga 1 Indonesia ini,” ujar Sri Purnomo mencoba menenangkan bentrokan suporter tersebut.

Selain itu, Aremania juga diminta oleh penyelenggara pertandingan untuk bisa tenang. “Aremania jangan melempar-lempar ke lapangan, kalian tamu disin,” teriak seorang pria yang juga menggunakan pengeras suara.

Akan tetapi, setelah lebih dari 30 menit kondisi mulai kondusif dan pertandingan-pun kembali dilanjutkan. Tuan rumah PSS berhasil meraih kemenangan atas Arema dengan skor 3-1 hingga babak kedua berakhir. (gie/fin/wsa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here