Bawaslu Lanjutkan Penyelidikan Kasus Pidana Pemilu

111
Asep Nurjaman

RadarPriangan.com, GARUT – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut kembali melanjutkan proses penyelidikan terhadap sejumlah kasus dugaan tindak pidana Pemilu 2019.

Komisioner Bawaslu Asep Nurjaman mengatakan, jumlah kasus yang dugaan tindak pidana Pemilu saat ini yang tengah ditangani berjumlah 10 kasus.

“Ada 10 dugaan tindak pidana pemilu yang telah diregistrasi. Hari ini Bawaslu masih melakukan giat klarifikasi kepada pihak-pihak terkait,” kata Asep di kantornya, Jalan Merdeka, Rabu (8/5).

Sejumlah dugaan kasus tindak pidana pemilu itu terdiri dari dugaan penggelembungan suara, kampanye di masa tenang dan money politics.

Asep mengatakan, dari 10 kasus itu tiga di antaranya dihentikan lantaran tidak memenuhi syarat formil dan materil.

“Dari 10 yang telah diregistrasi, 7 sedang proses klarifikasi dan 3 lagi dihentikan pada pembahasan pertama karena tidak memenuhi syarat materil,” katanya.

Tiga kasus yang dihentikan penyelidikannya adalah terkait dugaan penggelembungan suara Caleg DPRD Garut di Kecamatan Bayongbong, dugaan TPP terkait kejanggalan suara di Kecamatan Bayongbong dan dugaan pengurangan suara di Kecamatan Cibalong.

Saat ini Bawaslu tengah melakukan proses klarifikasi terhadap para pihak yang terkait. Asep memastikan Bawaslu akan serius menangani tiap kasus dan aduan masyarakat.
“Hari ini kami sedang melaksanakan klarifikasi,” pungkasnya. (erf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here