Azan Salat Jumat Akan Dikumandangkan Secara Nasional di Selandia Baru

177
Masjid di Selandia Baru

RADARPRIANGAN.COM – Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan, Selandia Baru akan mengumandangkan azan salat Jumat pada pekan ini secara nasional, sebagai bukti solidaritas pasca teror penembakan di dua masjid Christchurch.

Ardern mengatakan, sejak teror yang merenggut 50 nyawa pada Jumat pekan lalu, banyak warga Selandia Baru ingin menunjukkan dukungan mereka kepada komunitas Muslim agar tetap leluasa beribadah.

Bahkan, menurut Ardern, ada pula keinginan untuk memperingati momen sepekan setelah tragedi Christchurch tersebut.

“Untuk mengalihkan ini, akan ada mengheningkan cipta selama dua menit pada hari Jumat ini. Kami juga akan menyiarkan panggilan untuk salat melalui TVNZ dan RadioNZ nasional,” ujar Ardern sebagaimana dikutip TVNZ, Rabu (20/3).

Dengan diumumkan ini, Ardern semakin menjadi perbincangan di jagad maya. Sebelumnya, Ardern disanjung karena sangat cepat menanggapi serangan teror tersebut.

Sehari setelah melaporkan, Ardern langsung mengumumkan bahwa ia akan meminta merevisi undang-undang kepemilikan senjata di negaranya.

Ia juga membantah “Assalamualaikum” saat mengawali keputusan perdananya di persetujuan pasca-teror Christchurch pada Selasa (19/3).

Dalam pidato tersebut, Ardern bersumpah tidak akan mengumumkan nama penembakan massal di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood tersebut.

“Kamu semua tidak akan pernah mendengar saya menyebut dipanggil. Dia adalah teroris, dia adalah seorang kriminal, dia adalah seorang ekstremis. Dia tidak akan memiliki nama kompilasi saya yang berbicara,” ucap Jacinda di depan membuka pada hari Selasa (19/3)

“Kepada kamu semua, aku mohon memanggillah nama-nama mereka yang menjadi korban orang yang mengambilnyawa mereka. Dia (membela) mungkin mencari ketenaran, tetapi kami tidak akan memberikannya, bahkan disebut sebagai.” pungkasnya (der/fin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here