ASN Diminta tidak Pakai Gas Bersubsidi

83
Operasi Pasar gas elpiji 3kg beberapa waktu lalu. (Dok. RADAR GARUT)

Hiswana Migas Minta Bupati Buat Fakta Integritas

RadarPriangan.com, GARUT – Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) berharap semua Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Pemkab Garut benar-benar tidak menggunakan gas 3 kilogram. Hal tersebut diungkapkan Humas Hiswana Migas Kabupaten Garut, Evi Alvian Hartaz, kepada Radar Garut, kemarin (19/6).

Evi menegaskan, pemakaian elpiji bersubsidi itu diperuntukan bagi warga miskin. Tidak hanya itu, ASN juga diminta agar ikut mensosialisasikan penggunaan elpiji non subsidi kepada masyarakat kalangan menengah ke atas.

“Semua ASN dan masyarakat kalangan ekonomi menengah ke atas kami berharap untuk tidak lagi menggunakan gas 3 kg dan beralih ke elpiji non subsidi. Sebab gas elpiji 3 kilogram peruntukannya hanya untuk masyarakat miskin,” kata Evi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Evi mengungkapkan, beberapa warga di kalangan menengah ke atas, termasuk ASN dan pelaku usaha yang menggunakan gas bersubsidi itu.

Menurutnya, kondisi saat ini harus segera diluruskan guna penyaluran elpiji bersubsidi tepat sasaran. 

“Mari kita kembalikan penggunaan gas 3 kg kepada masyarakat miskin. Mulai saat ini, semua ASN harus menggunakan elpiji non subsidi. ASN harus membantu pemerintah dalam menyukseskan penggunaan gas non subsidi. Saya juga berharap, Bupati Garut membuat fakta integritas atau MoU dengan Hiswana untuk memberikan tindakan kepada ASN yang membeli gas 3 kg,” katanya.

Evi menambahkan, para ASN yang masih menggunakan gas 3 kilogram sebaiknya menggunakan gas 5,5 kg. Sementara itu Bupati Garut selaku pembina para ASN diharapkan bisa membuat fakta integritas bersama Hiswana Migas untuk mempersempit pembelian gas 3 kg oleh ASN. (erf) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here