Arus Mudik, Jalur Selatan Padat

184
Kepadatan di jalur Limbangan-Malangbong terjadi sejak H-8 arus mudik lebaran. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Sejumlah pemudik yang mengarah dari Bandung menuju Tasikmalaya tampak memadati jalur selatan Jawa Barat, sejak H-8. Kemacetan pun tampak jelas di sejumlah titik karena kepadatan arus lalulintas dan aktivitas perekonomian di sekitar jalur Limbangan-Malangbong itu.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kepadatan arus tersebut mencapai lebih dari 3 kilometer di sekitar Pasar Limbangan. Di jalur setelahnya yang mengarah ke Malangbong pun kemacetan tampak terjadi, dominasinya pengguna kendaraan bermotor roda empat.

“Tadi macetnya cukup lama juga di sebelum pasar Limbangan. Padahal tahun kemarin H-8 tidak semacet ini karena memang saya biasa mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan. Tapi sekarang ternyata lebih macet,” kata salah seorang pemudik, Agus Prakoso, 35, warga Solo, Jawa Tengah.

Agus menyebut bahwa sebelum memasuki wilayah Garut, arus lalulintas hanya padat merayap saja. Kemacetan di jalur Garut ini, menurutnya terjadi akibat banyaknya kendaraan yang parkir di pinggir jalan, juga karena banyaknya andong yang masih beraktivitas.

Karena kondisi tersebut, menurutnya terjadi penyempitan jalur sehingga dampaknya adalah kemacetan yang cukup panjang.

“Harusnya ditertibkan sama polisi itu yang parkir-parkir mobil sembarangan. Malah bikin macet soalnya,” ungkapnya.

Pemudik lainnya, Firman, 28, mengatakan kemacetan juga sempat terjadi di jalur Malangbong. Namun jika dibandingkan dengan kemacetan di Limbangan, Malangbong lebih lancar.

“Padahal kan di Limbangan ada pos pengamanan terpadu dari Polres Garut. Tapi aneh saja malah lebih macet,” ucapnya.

Ia berharap agar kemacetan di jalur Garut bisa tertasi dengan baik sehingga tidak mengganggu warga yang hendak mudik.

“Ini masih sedikit yang mudiknya. Kalau sudah banyak bisa lebih parah. Jadi ya manajemen arus lalulintasnya harus lebih baik biar tidak macet seperto hari ini,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here