Angka Pertumbuhan Penduduk Ditekan 5 Persen

48
Komandan Kodim 0611 Garut, Letko Inf Erwin Agung menerima piala juara umum KB-Kes terpadu dari Pangdam III/Siliwangi di alun-alun Garut, Rabu (11/12).

Kodim 0611 Garut Juarai Program KB-Kes Terpadu

GARUT – Komando Distrik Militer 0611 Garut, berhasil menekan angka pertumbuhan penduduk Kabupaten Garut hingga 21 persen dalam program KB-Kes terpadu. Keberhasilan tersebut menjadikan Kodim 0611 Garut menjadi juara umum dalam program KB-Kes terpadu tahun 2019.

Di tahun 2018 sendiri, angka pertumbuhan penduduk Kabupaten Garut diketahui mencapai 26 persen, dan selama program KB-Kes terpadu 2019 angka tersebut bisa ditekan 5 persen lebih rendah di angka 21 persen.

Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Erwin Agung menyebut bahwa bisa ditekannya pertumbuhan penduduk Kabupaten Garut bisa tercapai berkat kerjasama dari semua pihak.

“Selama program ini (KB-Kes terpadu) kita memang melakukan banyak langkah, mulai sosialisasi peserta KB melalui kader-kader agar mereka ini mengerti fungsi KB itu apa,” ujarnya, Rabu (11/12).

Selain itu, lanjut Erwin, pihaknya juga mengedukasi kaum wanita yang masih mudah agar diharapkan tidak nikah dini. Pihaknya pun melalui anggota masuk ke sekolah-sekolah di Kabupaten Garut untuk menekan angka pernikahan dini itu.

Ia menyebut bahwa angka pernikahan dini di Kabupaten Garut hingga saat ini relatif cukup tinggi. “Kondisi ini ditambah dengan pemahaman tentang KB yang masih kurang. Walau sebetulnya dalam pernikahan ini tidak dipastikan akan langsung punya anak, tapi setidaknya apa yang kita lakukan ini adalah sebagai upaya,” katanya.

Erwin menyebut bahwa beberapa hal akan terjadi saat pertumbuhan penduduk terjadi peningkatan dan tidak dikendalikan. Namun dalam kegiatan KB-Kes terpadu ini juga pihaknya memberikan penjelasan tentang pengutamaan keselamatan dalam melahirkan, dimana hal tersebut menurutnya harus diperhatikan.

“Luasnya wilayah Garut dan banyaknya masyarakat di pelosok menjadi tantangan tersendiri bagi kita. Tapi kita melalui para Babinsa akhirnya bisa melaksanakan program ini dengan baik,” ucapnya.

Secara umum sendiri, ia menyebut bahwa hingga beberapa waktu kedepan seluruh wilayah Kabupaten Garut yang berisi 42 kecamatan memiliki potensi peningkatan jumlah penduduk. Oleh karena itu pihaknya akan berusaha maksimal dalam program ini agar bisa menekan angka pertumbuhan penduduk.

“Hasil ini menjadi cambuk agar memertahankan dan berbuat lebih baik. Bukan untuk meraih juara tapi untuk membangun Garut lebih baik,” tutupnya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here