9.176 Formasi CPNS Jalur Ikatan Dinas Dibuka April

98

RADARPRIANGAN.COM, JAKARTA – Pemerintah kembali membuka rekrutmen calon mahasiswa atau taruna di lembaga pendidikan kedinasan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Ada 19 pendidikan tinggi kedinasan di delapan Kementerian/Lembaga yang membuka rekrutmen.

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dwi Wahyu Atmaji mengatakan, sebanyak 9.176 kursi CPNS calon siswa-siswi di delapan Kementerian dan Lembaga (selenkapnya lihat infografis-red) . Pendaftaran dimulai pada tanggal 9-30 April 2019.

Rekrutmen paling banyak yakni Kementerian Keuangan sebanyak 3.000 formasi dari mahasiswa PKN STAN,”jelasnya kepada Fajar Indonesia Network, Jumat (29/3).

Dwi mengatakan, seperti tercantum dalam pengumuman nomor: B/393/S.SM.01.00/2019, pendaftaran dilakukan secara online melalui portal https://sscasn.bkn.go.id. Pelamar hanya diperbolehkan mendaftar satu program studi pendidikan kedinasan. “Kalau mendaftar lebih dari satu, otomatis akan gugur jelas,” jelasnya.

Penerimaan sekolah kedinasan ini akan melalui beberapa tahapan sebagai proses seleksi. Setelah berhasil melakukan pendaftaran, akan dilakukan seleksi administrasi. Bagi yang lolos berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). ” Untuk tahapan seleksi lainnya diatur oleh masing-masing kementerian atau lembaga tersebut,” terangnya.

Dwi menambahkan, bahwa hanya peserta yang lulus keseluruhan tahapan seleksi yang berhak mengikuti pendidikan. “Sedangkan untuk pengangkatan menjadi CPNS akan dilakukan setelah dinyatakan lulus pendidikan dan telah memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan Kedinasan yang bersangkutan,”bebernya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang mengikuti penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni tahun 2019 untuk selalu berhati-hati atas kemungkinkan terjadinya penipuan terkait penerimaan siswa-siswi atau taruna-taruni. “Tidak ada satu pihak pun yang dapat membantu kelulusan. Apalagi kalau ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan keharusan menyediakan sejumlah. Itu dipastikan penipuan, karenanya jangan percaya, dan jangan dilayani,” tegasnya.

Sebelumnya, Menpan RB Syafrudin menjelaskan, kementerian saat ini sedang melakukan perbaikan sistem dalam merekrut pegawai yang menjadi PNS terutama secara langsung baik dari sekolah negeri maupun swasta. Menurutnya selama ini ada kekurangan dalam proses pencarian pegawai. Dengan sistem komputerisasi, diharapkan membuat tahapan seleksi PNS menjadi tidak mudah. Sekarang proses seleksi dilakukan dengan sistem terbuka, katanya, beberapa waktu lalu.

Kementerian saat ini juga sedang memaksimalkan sumber PNS dari sekolah kedianasan. Ada beberapa sekolah yang sedang disorot Menpan RB seperti di Kementerian Perhubungan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Keuangan.(lan/fin/tgr)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here