656 Orgil Terdaftar Sebagai Pemilih di Garut

636
Penyandang disabilitas mental (orang gila) yang masuk DPT bukanlah yang berada di jalanan.

GARUT – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut merilis sebanyak 656 orang gila (orgil) sebagai calon daftar pemilih tetap (DPT). Mereka dipastikan memiliki nomor induk kependudukan dan kartu tanda penduduk.

“Mereka yang terdaftar ini bukanlah kaum disabilitas mental (orang gila) yang berada di jalanan. Mereka memiliki tempat tinggal, baik di tempat rehabilitasi atau di rumah-rumah bersama keluarganya,” kata Komisioner KPUD Garut Divisi Perencanaan dan Data, Dindin A Zaenudin , Jumat (8/2/2019).

Ia menyebut bahwa asumsi yang berkembang di masyarakat, orang gila yang memiliki hak pilih adalah yang selama ini terlihat jalan-jalan.

“Padahal orang gila yang memiliki hak pilih ini adalah mereka yang memiliki nomor induk kependudukan dan memiliki keluarga,” katanya.

Pada hari H pencoblosan 17 April 2019, mereka yang mengalami disabilitas mental ini harus membawa surat keterangan dokter untuk bisa memilih.

Keputusan KPUD memasukan penyandang disabilitas mental masuk DPT, adalah karena menjalankan amanah undang-undang. Bahwa penyandang disabilitas mental yang memiliki NIK dan terdaftar bisa memyalurkan hak pilihnya.

“Nanti berhak atau tidaknya pada hari H, disabilitas mental harus melampirkan surat dari dokter,” ucapnya.

Dalam pemilihan nanti, penyandang disabilitas mental ini tidak ada pendampingan khusus menyalurkan hak pilihnya. Karena dalam peraturan KPU tidak disebutkan secara mendetail untuk teknis pelaksanaannya.

“Kita juga menunggu surat edaran terkait. Apakah dibutuhkan atau tidak pendamping untuk kaum yang butuh perhatian khusus ini,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here