31 Dosen Uniga Peroleh Dana Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

68
Dosen Uniga penerima hibah saat melakukan penelitian di lapangan

Besaran Anggaran dari Kemenristekdikti Mencapai Rp1,4 Miliar

RadarPriangan.com, GARUT – Tugas pokok yang diemban seorang dosen adalah mencakup Tridarma Perguruan tinggi  yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.  Dalam Pelaksanaan Penelitian dan pengabdian pada masyarakat, terdapat kendala yang sering dihadapi oleh dosen yaitu perlunya dukungan dana dalam pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada Masyarakat tersebut.

Ketua Lembaga Penelitian Universitas Garut (Uniga) Maryati Puspitasari, S.Pi. MP, mengatakan, berdasarkan surat edaran Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat No. T/140/E3/RA.00/2019 tentang Penerima Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat di Perguruan Tinggi pendanaan tahun 2019, terdapat 31 tim dosen dari Universitas Garut yang telah lolos untuk mendapatkan dana hibah penelitian dan pengabdian pada masyarakat dengan skema 3 orang untuk Penelitian Disertasi Doktor, 21 Tim Peneliti untuk Penelitian tahun  Tunggal, 3 Tim peneliti untuk Penelitian tahun jamak dan 4 tim untuk pengabdian pada Masyarakat. Total Dana yang dapat diakses dari usulan tahun 2018, untuk kegiatan tahun 2019 adalah sekitar Rp.1,4 Milyar.

Maryati menambahkan dengan banyaknya dosen yang telah lolos dalam kompetisi untuk mendapatkan dana hibah menunjukkan bahwa Dosen-dosen di Universitas Garut memiliki daya kompetisi  yang tinggi sehingga mampu bersaing secara nasional dalam pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat.

Terpisah, Rektor Universitas Garut (Uniga) Dr. Ir. H. Abdusy Syakur Amin, M.Eng mengungkapkan untuk kelancaran pelaksanaan tugas penelitian dan pengabdian pada masyarakat, pihaknya secara internal telah membantu dengan dukungan dana terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Tetapi, dengan semakin banyaknya penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang dilaksanakan, maka dana yang dibutuhkan juga semakin tinggi. 

Maka dari itu, untuk mengatasinya, Universitas Garut (Uniga) berupaya untuk mendorong para dosen agar aktif dalam membuat proposal penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang diajukan ke Kemenristek Dikti maupun pihak yang lain.

“Hasilnya terlihat, dana hibah yang dapat diterima oleh Universitas Garut dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan baik dari jumlah judul yang diajukan maupun jumlah judul yang didanai. Hal ini juga berpengaruh terhadap peningkatan jumlah karya tulis yang ditulis oleh dosen Universitas Garut baik berupa jurnal, Prosiding,  buku maupun penerima Hak Cipta dan Paten,” kata Syakur.

Universitas Garut mengucapkan banyak terimakasih kepada para dosen yang telah berupaya keras dalam pelaksanaan Penelitian dan pengbdian pada masyarakat, juga kepada LLDIKTI Wilayah IV dan Kemenristekdikti, yang telah memberikan kepercayaan kepada Universitas Garut dengan memfasilitasi dosen dalam melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Penelitian ini sangat penting dilakukan oleh seorang dosen dengan alasan untuk pengembangan Ilmu dan Pengetahuan, pengembangan materi dalam pembelajaran sehingga akan meningkatkan kompetensi dari mahasiswa, untuk melakukan pengabdian pada masyarakat dengan memberikan solusi dan inovasi sesuai dengan permasalahan yang ada dalam masyarakat berlandaskan kepada hasil penelitian yang relevan dan aplikatif, serta juga memberikan peningkatan reputasi dari peguruan tinggi dengan banyaknya karya tulis yang dimuat dalam banak jurnal bereputasi secara nasional maupun internasional. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here