3 Point Pertama Tandang

51
Sundulan Ezechiel N’douassel ke gawang PSIS Semarang, membawa menang tiga poin dari PSIS Semarang. (Persib Official)

RadarPriangan.com, MAGELANG – Setelah sukses menumbangkan Kalteng Putra di kandang, kini tren kemenangan sedang berada di kubu Persib Bandung setelah menekuk PSIS Semarang dengan skor tipis 0-1 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, pada Minggu (21/7).

Meski tampil di hadapan puluhan ribu Panser Biru, Persib Bandung tampil ngotot sejak menit awal. Bahkan, beberapa serangan Persib Bandung sempat merepotkan barisan pertahanan Laskar Mahesa Jenar.

Tidak mau ketinggalan, pemain Timnas U 23 Septian David Maula sempat beberapa kali membuat I Made Wirawan kerepotan. Alhasil, jual beli serangan sempat diperlihatkan antara kedua tim di babak pertama.

Meski di babak pertama PSIS lebih mendominasi dalam penguasaan bola. Pemain sayap Persib Bandung Febri Hariyadi sempat melakukan aksinya dengan membongkar pertahanan PSIS Semarang pada menit ke-10.

Dengan kecepatannya Febri berlari menggiring bola ke dalam kotak penalti. Namun sayang, sepakan kerasnya masih dapat diblok oleh kiper Joko Ribowo.

Tuan rumah membalas serangan itu melalui kerjasama yang dilakukan Septian David Maulana, Hari Nur Yulianto dan Silvio Escobar. Lolos dari penjagaan, Escobar hampir saja menggetarkan jala gawang Persib. Beruntung, kiper I Made Wirawan tampil baik dalam laga itu.

Peluang emas kembali dimiliki tim asuhan Jafri Sastra itu pada menit ke-20 lewat kerjasama Hari Nur dan Escobar. Tetapi lagi-lagi bisa dipatahkan oleh Made Wirawan. Pada menit 33, Escobar membuat lagi ancaman ke gawang Made lewat tendangan kerasnya, tetapi masih belum mampu berbuah gol.

PSIS harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-45 setelah kartu merah yang diperoleh Patrck Mota. Wasit memberikan kartu kuning kedua untuk Mota karena perilakunya yang dinilai mengancam wasit beberapa saat sebelum babak pertama usai.

Di hadapan puluhan ribu penonton, tim tuan rumah sempat mendominasi laga pada babak pertama. Walaupun lebih menguasai pertandingan, tim asuhan Jafri Sastra itu tak mampu membobol gawang Persib yang dikawal I Made Wirawan.

Dominasi tim tuan rumah seperti antiklimaks ketika mereka harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-45, menyusul kartu merah yang diperoleh Patrck Mota. Wasit memberikan kartu kuning kedua kepada pemain Brazil itu akibat pelanggaran terhadap Rene Mihelic.

Dengan jumlah pemain lebih banyak, Persib tampil lebih percaya diri. Maung Bandung lebih banyak menekan pertahanan tuan rumah. Sejumlah peluang pun tercipta, tetapi sayang usaha Ezechiel dan kawan-kawan masih belum membuahkan hasil.

Gol yang dinanti-nanti Maung Bandung baru datang di menit ke-78. Ezechiel berhasil menuntaskan skema serangan yang dirancang Mihelic dan Henhen. Berawal dari sodoran Mihelic, Henhen yang beroperasi di sektor sayap melakukan umpan lambung ke mulut gawang, dan disambut Eze dengan tandukkan ke sudut gawang PSIS.

Laga kali ini berjalan keras terbukti dengan tujuh kartu kuning dan satu kartu merah dikeluarkan oleh wasit Hamim Tohari. Tiga kartu untuk pemain PSIS, masing-masing untuk S Tahar, Hari Nur Yulianto dan Mota. Sedangkan kartu kuning untuk Persib diberikan kepada, Hariono, Henhen, Ardi Idrus dan Saepuloh Maulana.

Persib sukses membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0 atas PSIS Semarang pada pekan ke-10 Liga 1 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Minggu 21 Juli 2019 sore. Gol tunggal kemenangan Maung Bandung dicetak Ezechiel N’Douassel menjelang akhir babak kedua.

Pada laga tandang kali ini, Persib harus bekerja keras untuk mengalahkan Laskar Mahesa Jenar. Meski unggul dalam jumlah pemain sejak awal babak kedua, PERSIB baru dapat membobol gawang PSIS yang dikawal Joko Ribowo pada menit ke-78.

Hasil ini membuat tim asuhan Robert Alberts melanjutkan tren positif setelah kemenangan pada laga sebelumnya atas Kalteng Putra, Selasa 16 Juli lalu. Kemenangan atas PSIS ini adalah tiga poin pertama di laga tandang musim ini.

Pelatih Persib Robert Alberts mengaku senang dengan kemenangan timnya atas PSIS Semarang. Menurut Robert, Laskar Mahesa Jenar memberikan perlawanan sengit sehingga membuat para pemain Maung Bandung sempat kerepotan di awal-awal babak pertama.

“Ini adalah kemenangan yang cukup sulit. Semarang adalah tim yang bagus, tapi mereka harus bermain 10 pemain (di pengujung babak pertama) yang justru membantu kami. Tapi sebetulnya itu tidak terlalu berpengaruh kepada permainan mereka, karena mereka memakai skema bola-bola panjang. Saya sangat senang kita bisa memenangi laga ini,” kata Robert dalam sesi konferensi pers seusai laga.

Ia pun menyatakan bangga dengan permainan seluruh anak asuhnya di laga tersebut. Bahkan, pelatih asal Belanda itu pun sempat menyanjung penampilan apik yang diperlihatkan oleh Henhen Herdiana, Indra Mustafa dan Saepuloh Maulana di sektor belakang Persib.

“Tapi saya lebih senang karena pemain lain seperti Indra, Saepuloh dan Henhen bisa bermain sejak menit awal. Meskipun mereka baru bermain bersama di lini pertahanan tapi bisa mencetak cleansheet. Tentunya itu akan menambah kepercayaan diri mereka. Intinya saya sangat bangga dengan Indra, Saepuloh dan Henhen yang telah bermain bersama tim dan memberikan hasil positif ini,” tandas Robert.

Sementara Pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra menyatakan kecewa atas kekalahan 0-1 dari Persib di kandangnya.

Menurut dia, penyebab kekalahan timnya atas Peraib adalah kartu merah yang diterima Patrick Mota pada menit 45. Diusirnya Mota langsung membuyarkan konsentrasi Laskar Mahesa Jenar sehingga sulit untuk mengembangkan permainan di babak kedua.

“Sebelum kartu merah, kami banyak menciptakan peluang. Tapi tidak terjadi gol. Di babak kedua, jujur kami sulit untuk melakukan seperti di babak pertama, karena kalah jumlah pemain. Tapi saya pikir anak-anak sudah berusaha maksimal untuk bisa membuat gol,” jelas Jafri dalam sesi konferensi pers seusai laga.

Ia menambahkan, kekalahan tersebut merupakan kerugian besar bagi tim yang berstatus tuan rumah. Apalagi, PSIS sejak awal bertekad memenangi laga dengan bermain ofensif sejak menit awal.

“Ini pertandingan home kedua yang harus berakhir dengan kekalahan. Ini adalah satu kerugian bagi kami. Kami sebetulnya punya tekad untuk meraih poin penuh di laga ini. Tapi kartu merah telah merusak segala-galanya, khususnya di babak kedua,” paparnya.

Susunan pemain kedua tim :

PSIS Semarang : Joko Ribowo (GK), Safrudin Tahar, M Rio Saputra, Wallace Costa, Fredyan Wahyu, Arthur Bonai, Patrick Silva Mota, Bayu Nugroho (’61 Tegar Infantrie), Septian David Maulana (87 Rian), Hari Nur Yulianto; Silvio Escobar (’80 Shohei Matsunaga)

Persib : I Made Wirawan (GK), Saepuloh Maulana, Indra Mustafa, Supardi Nasir Bujang, Henhen Herdiana (’81 Abdul Azis), Ardi Idrus, Hariono, Rene Mihelic (90 Kim Jeffrey), Esteban Vizcarra (’76 Ghozali Siregar), Febri Hariyadi, Ezechiel N’douassel. (yan/persib)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here