3 Instansi di Pemkot Tasik Diperiksa Penyidik KPK

221
Penyidik KPK melakukan penggeledahan di ruang Dinas PUPR Kota Tasikmalaya, Kamis (25/4). (IQBAL GOJALI/RADAR PRIANGAN)

RadarPriangan.com, TASIKMALAYA – Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (25/4) memeriksa ruang kerja Direktur Utama RSUD dr Soekarjo. Selain RSUD dr Soekarjo, penyidik juga memeriksa kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dan Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya.

Para penyidik mulai memeriksa RSUD dr Soekarjo sejak pukul 10.30 di ruang Dirutnya, Wasisto Hidayat setelah Rabu (24/4) disegel penyidik KPK.

Selain ruangan Dirut, penyidik juga memeriksa ruang Kabag Sekretariat, Kasubag Rumah Tangga, dan Kasubag PPE RSUD dr Soekarjo.

Dalam proses pemeriksaan tersebut, tampak dua orang anggota Sabhara Polresta Tasikmalaya melakukan penjagaan di depan ruang tersebut. Para awak media yang hendak meliput hanya diperbolehkan menunggu di depan ruangan dan selasar lantai dua RSUD dr Soekarjo.

Kegiatan pemeriksaan yang dilakukan penyidik KPK, diduga merupakan lanjutan pemeriksaan kemarin terkait Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman.

“Tadi, KPK buka segel dan masuk melakukan penggeledahan sekitar pukul 10.30 WIB,” kata staf RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya, Apang, Kamis (25/4).

Dirut RSUD dr Soekardjo tidak mau banyak memberikan keterangan kepada awak media.

“Belum beres ini, masih sibuk,” singkat Wasisto.

Tim penyidik KPK selesai melakukan pemeriksaan di RSUD dr Soekarjo sekitar pukul 14.30. Seselesainya di sana, para penyidik melanjutkan pemeriksaan di Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya. Tim penyidik lainnya sendiri, melakukan pemeriksaan di Dinas PUPR Kota Tasikmalaya.

Berdasarkan pantauan, sekitar pukul 18.00, seluruh penyidik KPK meninggalkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tasikmalaya. Sedangkan tim penyidik KPK yang memeriksa Dinas Kesehatan selesai sekitar pukul 17.15 dan meninggalkan lokasi menuju Dinas PUPR sambil membawa berkas yang disimpan didalam koper dan kardus.

Selama proses pemeriksaan, tampak Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Ivan Dicksan selalu mendampingi. Direktur Utama RSUD dr Soekardjo, Wasisto Hidayat dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya Cecep Zainal Kholis juga nampak, saat kantor mereka masing-masing diperiksa namun tetap bungkam saat ditanya wartawan.

Pemeriksaan selama dua hari oleh para penyidik KPK, diduga terkait kasus korupsi yang menjerat mantan pegawai Kementerian Keuangan Yaya Purnomo.

Budi dan beberapa pejabat Pemkot Tasik juga pernah dihadirkan sebagai saksi dalam kasus korupsi pada pengurusan anggaran daerah tersebut.

Berdasarkan informasi yang diterima, pemeriksaan di Kota Tasikmalaya merupakan pengembangan kasus dugaan suap dana perimbangan keuangan daerah pada RAPBN Perubahan Tangan Anggaran 2018. Bahkan, Budi telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, karena diduga terlibat praktik suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK). (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here