15 Hektar Lahan di Kawasan Gunung Guntur Terbakar

93
Petugas Koramil Tarogong Kaler memadamkan api yang membakar lahan di kawasan Gunung Guntur. (IQBAL GOJALI/RADAR GARUT)

RadarPriangan.com, GARUT – Kawasan Gunung Guntur pada Rabu (21/8) sejak pukul 12.00 mengalami kebakaran di blok Citiis, Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Hal tersebut mengakibatkan terbakarnya kawasan gunung guntur seluas 15 hektar.

Komandan Koramil Tarogong, Kapten Infanteri Dedi Saepulloh menyebut bahwa kebakaran awalnya berasal dari salah satu galian pasir di blok Citiis.

“Api kemudian menjalara ke lokasi tapal kuda sehingga kemudian kebakaran pun meluas hingga membakar 15 hektar lahan di kawasan Gunung Guntur,” ujarnya, Rabu (21/8).

Danramil menyebut bahwa kebakaran berlangsung sejak siang hingga sore hari sehingga luasan area yang terbakar cukup luas. Pihaknya sendiri dengan Polsek Tarogong Kaler dibantu warga melakukan upaya pemadaman api secara manual di lokasi kebakaran agar tidak menjalar lebih luas lagi.

“Kondisi medan yang cukup terjal menjadikan pemadaman harus dilakukan manual, tidak bisa menggunakan air dari mobil pemadam. Angin yang kencang juga menjadikan proses pemadaman api lebih lama dan sulit,” katanya.

Api sendiri di kawasan Gunung Guntur baru bisa padam setelah anggotanya berjibaku melakukan pemadaman api hingga sekitar pukul 17.30 bersama anggota polsek dan warga. Namun meski demikian, ia mengaku memerintahkan anggotanya untuk stand by di lokasi untuk mengantisipasi api muncul kembali.

Dedi mengungkapkan bahwa Gunung Guntur merupakan salah satu gunung di Kabupaten Garut yang memiliki kerawanan terhadap kebakaran hutan.

“Faktor pemicunya bisa karena cuaca panas yang berlebih hingga adanya pihak yang sengaja melakukan pembakaran untuk membuka lahan bagi kegiatan komersil seperi galian pasir dan batu ilegal,” katanya. (igo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here